TRIBUNNEWS.COM-Di bawah pengawasan Bea Cukai Yogyakarta (PT Ameya Livingstyle Indonesia), perusahaan yang menggunakan fasilitas kawasan berikat (KB) mengekspor pakaian wanita senilai US $ 300.000 atau Rp 4,2 miliar. Hengky TP Aritonang mengatakan, petugas mengawasi ekspor tambalan KB di Bantul, Kamis (9/7) lalu. Acara ini akan diadakan mulai pukul 13.00 hingga 17.30 di American International Broadcasting Corporation. Dia bilang. — Memasuki masa normal baru, Henkey terus mengatakan bahwa PT Ameya langsung mengisi bahan bakar dan melakukan kegiatan ekspor yang dilakukan hampir setiap hari. Tentu sesuai regulasi, kegiatan tersebut masih berlaku untuk perjanjian sanitasi. Saat ini. Hal tersebut menunjukkan bahwa kegiatan ekspor ini dapat terlaksana dengan lancar dengan segala fasilitas yang disediakan oleh pihak Bea Cukai Jogja.

“Karyawan kami akan senantiasa memberikan pelayanan dan mengawasi tata cara kepabeanan bagi perusahaan penerima fasilitas di kawasan berikat. Kami akan menjaga integritas seperti biasa. Henkey menjelaskan: “Fungsi bisnis kami adalah” fasilitator “. Menurutnya, inilah alasan mengapa semua prosedur kepabeanan bisa berjalan tepat waktu sehingga bisa ikut serta dalam transformasi perekonomian nasional.

Di Yogyakarta, PT Ameya adalah perusahaan yang lebih besar dengan jumlah karyawan yang sedikit. Memiliki lebih dari 2.000 karyawan dan investasi sebesar Rp 29 miliar.

“PT Ameya masih menjadi perusahaan yang mengedepankan citra green service-nya perusahaan. Selama periode Covid-19, pihaknya masih mampu menjaga kondisi operasional perusahaan agar tetap terjaga kontinuitasnya tanpa mengurangi jumlah karyawan. “Mata uang kontribusi. (*)

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *