TRIBUNNEWS.COM-Pemerintah terus bekerja keras dan bekerja sama menyediakan barang guna menanggulangi pandemi Covid-19. Salah satu kerja sama yang dilakukan oleh pihak bea cukai adalah bekerja sama dengan kontraktor di kawasan berikat untuk memproduksi masker dan alat pelindung diri (APD) guna ikut serta dalam penyediaan peralatan yang diperlukan guna mencegah dan menangani Covid-19. Eri Prihantari, Kepala Kantor Bea dan Cukai Bandung, mengungkapkan produk ini sesuai dengan kebijakan pemerintah dalam memberlakukan pajak bea dan cukai, serta melonggarkan izin produksi perusahaan di kawasan pabean. Sekarang izinkan dan dorong perusahaan yang sebelumnya hanya dapat memproduksi jenis barang yang tercantum dalam kegiatan atau izin utama mereka, dan dapat memproduksi peralatan yang diperlukan untuk mencegah dan mengelola epidemi. .

Dia juga menambahkan bahwa pemerintah telah merumuskan beberapa kebijakan melalui bea cukai, termasuk mendorong dan mengizinkan kontraktor di kawasan berikat untuk memproduksi peralatan yang diperlukan.

“Hal ini untuk menjamin ketersediaan peralatan yang dibutuhkan untuk mencegah dan mencegah penyakit. Eri menjelaskan, Senin (15/6),” Penanganan Covid-19 “, sekaligus membantu integrasi ‘APKB (Bondi). Rapat) Alat kesehatan hasil produksi anggota daerah pabean akan dikirim ke BNPB (Badan Nasional Penanggulangan Bencana) untuk pengelolaan) di kantor APKB.Produk kesehatan berupa APD, masker, desinfektan, sabun desinfektan dan sarung tangan karet diserahkan oleh BNPB. — – “Alat kesehatan yang didonasikan merupakan hasil produksi dari 45 kawasan bonding yang berbeda yang menjadi anggota APKB. Mari kita berharap agar bea cukai dan pajak konsumsi dapat terus bekerja sama dengan berbagai sektor masyarakat dan pemerintah untuk menangani Covid- 19 “, dia berharap. (*)

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *