TRIBUNNEWS.COM-Bea Cukai secara resmi menunjuk PT Sari Dumai Sejati (SDS) sebagai perusahaan melalui Kanwil (Kanwil) Pabean Sumatera Timur (Sumbagtim) yang akan mendapatkan pelatihan kewirausahaan di Pusat Logistik Kepabeanan (PDPLB) pada Kamis. 04/06). — Dwijo Muryono, Kepala Kantor Pajak Bea dan Konsumsi Daerah Sumbagtim, mengatakan hal itu membuktikan komitmen bea cukai dalam menjalankan fungsinya untuk mendorong pertukaran dan pendampingan industri. Ia menjelaskan: “Melalui dua fungsi tersebut, pihak adat dan bea cukai memberikan arahan dalam memberikan fasilitas kepabeanan untuk terus mendorong perkembangan industri dalam negeri bahkan jika terjadi pandemi.” Perusahaan kilang tersebut berlokasi di CV Perintis Talang Duku, Provinsi Jambi. Pusat Logistik Berikat (PLB). Sebagai persyaratan yang harus dipenuhi, PT SDS wajib menjelaskan proses bisnis perusahaan dan inventaris IT.

PT SDS memberikan presentasi video conference, Dwijo dan Kepala Bea Cukai berpartisipasi langsung dalam konferensi tersebut. Cukai Bernhard Sibarani, kemudian menerima keputusan perusahaan untuk menerima fasilitas PDPLB dalam waktu satu jam setelah presentasi.

“Presentasi ini bertujuan agar pihak perusahaan sebagai penerima manfaat dari instalasi tersebut berharap dapat menjadi persiapan PT SDS dan Dwijo berharap. Untuk itu, PT SDS telah mendapatkan insentif untuk menunda pembayaran bea masuk dan pajak impor. Selain itu, Perusahaan juga bisa mempercepat proses pengangkutan dan menghemat biaya sewa.Selain itu, Dwijo menjelaskan, bea cukai daerah Sumbagtim telah menambah dua perusahaan baru yang menerima fasilitas lain sepanjang tahun 2020 yaitu PT Hok Tong yang diterima untuk keperluan ekspor. Fasilitas impor (Layang-layang) dilepas dan CV Perintis Talang Duku ditunjuk sebagai bus penerangan umum. (*)

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *