TRIBUNNEWS.COM-Bea Cukai Banda Lampung berhasil memberantas total 6,8 juta rokok selundupan ilegal senilai Rp 7,2 miliar selama tiga hari berturut-turut, dan potensi kerugian negara mencapai Rp 4 miliar. Bea Cukai Lampung Esti Wiyandari memaparkan jadwal tersebut dalam informasi publik, yakni pada hari Idul Adha (Idul Adha), rokok ilegal dikirim dari Jawa ke Sumatera.

Awasi, Berhenti dan Cek Moda Angkutan yang Diduga “. Kata Esti.

Baca: Pabean DIY Jateng Amankan 3,8 Juta Rokok Ilegal

Lebih detail, Esti menjelaskan, pada Jumat (sekitar pukul 19.31), Bank Dunia, tim menemukan truk yang diduga memuat rokok ilegal yang tidak dibebani pajak konsumsi. “Kemudian tim kami mengambil 91. Sepuluh ribu batang rokok bernilai sekitar 1,1 miliar rupee dan dapat menyebabkan kerugian RP bagi negara. 493 juta “, terangnya. -Menurut hasil pengembangan, lanjutkan dengan Esti. Pada Sabtu (1/8/2020) sekitar pukul 13.30 WIB, tim polisi WIB kembali berhasil mengejar truk berisi rokok ilegal, dan Tidak terikat pita cukai.Nilai barang tersebut sekitar Rp 848.640.000. Saat WIB kembali ke pelabuhan Bakoni sekitar pukul 17.00 pada Minggu (2/8), pihaknya membekukan truk yang mengangkut 5.120.000 batang rokok ilegal berbagai merek. , Nilai komoditi kurang lebih Rp5222.400.000, dan potensi kerugian negara Rp3.037.798.400. — “Dijelaskannya:” Semua barang bukti yang dikejar tim personil, pelaku dan sarana angkutan truk dibawa ke kami. Kantor tersebut melakukan penelitian lebih lanjut. Ini memiliki efek mengerikan pada orang-orang yang terlibat dalam meningkatkan kesadaran dan mendistribusikan rokok ilegal, untuk menghilangkan rasa sakit dari publik dan pelaku hukum perusahaan, dan untuk memastikan pendapatan negara-negara yang sejauh ini dirugikan. (*)

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *