TRIBUNNEWS.COM-Adat setempat di Kalimantan Selatan dan adat di Kota Jayapura telah menyalurkan bantuan kepada tenaga medis dan yayasan sebagai bentuk konkrit untuk mengurangi beban masyarakat yang terkena langsung pandemi Covid-19. . Pada Rabu, 20/05, Bea Cukai Daerah Pabean Kalimantan Selatan merupakan bagian dari perwakilan Kementerian Keuangan Kalimantan Selatan yang telah menyerahkan lebih dari Rp 100 juta kepada Kementerian Keuangan untuk membayar tenaga medis RS Suriya di Sudan. Covid-19, “Bekti Trilestariningsih menjabat sebagai Direktur Kepatuhan Internal Kanwil Bea Cukai Kalimantan Selatan. Covid-19.

Dr. Sukotdjo Hartono, Direktur RS Suresia di Sudan mengatakan:” Kami sangat berterima kasih dan berterima kasih kepada Kementerian Keuangan atas Dukungan staf medis dalam pengobatan Covid-19. -Pada hari yang sama, pejabat Kementerian Keuangan Kota Jayapura terdiri dari Kanwil DJKN Papua, Kanwil Papua dan Maluku, Kanwil DJP Papua dan Maluku, KPP Pratama Jayapura, KPPBC Jayapura, KPKNL Jayapura, Kanwil DJPb Papua dan KPPN Jayapura dan Kanwil BRI Kantor Cabang Papua dan Mandiri Syariah menyelenggarakan bakti sosial bertema Kementerian Keuangan dan Perbankan Acara bertempat di lobi Gedung Keuangan Nasional Jayapura.

Albert West, Kepala Dinas Bea Cukai Jayapura Albert Simorangkir mengungkapkan: “Beberapa panti asuhan yang telah menerima bantuan Anda antara lain Yayasan Kampong Wales, Panti Asuhan Jayapura Muhammadiya, Yayasan Bantuan dan Pemberdayaan Masyarakat Papua dan Papua Barat, serta Dana Kemanusiaan. Ya, ‚ÄĚkata Albert. Arif Bintarto, Kepala Kanwil DJKN Papabaruku, selaku perwakilan dari Kementerian Keuangan Provinsi Papua, berharap bantuan semacam ini bisa meringankan sebagian beban. N Orang yang membutuhkan bantuan. Albert Te berkata: “Ini bermanfaat bagi banyak orang di sekitarnya, ini ringan dan berkah. “(*)

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *