TRIBUNNEWS.COM-Pandemi Covid-19 yang secara tidak langsung melanda Indonesia ternyata memberikan dampak ekonomi yang sangat besar bagi masyarakat. Hal inilah yang melatarbelakangi tindakan yang dilakukan oleh Kantor Bea dan Cukai Nasional untuk menyelenggarakan acara sosial berupa pendistribusian bahan makanan pokok kepada perekonomian yang terkena dampak Covid-19. Di bawah pengaruh pandemi, kegiatan ini juga bertujuan untuk menjaga semangat persatuan bangsa agar saling memperkuat dalam kesulitan. ⁣

Saat Bea Cukai Pekanbaru dan Pabean Riau menyalurkan bantuan sembako kepada masyarakat, Pekanbaru menjadi kota pertama yang menyumbang. Prijo Andono, Kepala Kantor Bea Cukai Pekanbaru, mengatakan acara tersebut disambut hangat oleh masyarakat, terutama bagi mereka yang sangat membutuhkan, khususnya di kota Pekanbaru, termasuk kota-kota di Indonesia yang telah menerapkan pembatasan sosial skala besar (PSBB). Tidak bisa terlalu banyak memberi bantuan, tapi setidaknya dengan bantuan semacam ini beban saudara-saudara yang membutuhkan pertolongan bisa berkurang. Saya berharap pandemi COVID-19 ini segera mereda sehingga masyarakat dapat kembali beraktivitas secara normal, ”kata Priyo. Di Banda Aceh dan sekitarnya, masyarakat terdampak pandemi COVID-19 menyatakan demikian menurut Safu. Menurut Penanggung Jawab Kantor Pajak Bea dan Konsumsi wilayah Ady Aceh, penyerahan bantuan sembako terbagi dalam dua tahap. – 40 paket sembako tahap pertama telah dikirim ke wilayah desa Aceh pada Minggu (12/04). Disebarkan di masyarakat sekitar kantor pabean. Santan, Kecamatan Wish Jaya, Kabupaten Aceh Besar. Tahap kedua, bekerjasama dengan Aceh Human Initiative (Aceh Human Initiative), pada hari Kamis 22/04 akan menyediakan berbagai lokasi di Kota Banda Aceh dan wilayah Aceh Besar (Yili, Kota Bharu, Atek · Javo, Peniti, Barto dan boks bayi yang dia jelaskan .

Dia juga menyebutkan bahwa menyumbang sembako merupakan bentuk kepedulian bagi pegawai Dinas Pajak Bea dan Konsumsi Daerah Aceh. Safouadi berharap: “Saya harap kita Pangan yang dibagikan dapat meringankan beban ekonomi pekerja harian dan masyarakat yang terkena pandemi COVID-19. ”Sehari kemudian, pada Jumat 24/04, Jambi menjadi kota ketiga yang dimukimkan kembali.Pada dasarnya pembagian berdasarkan adat istiadat di Sumatera. Keperluan.Dengan menggelar bakti sosial bertajuk “ Jambi Bea Cukai Berbagi Dua Ton Beras, ” petugas Bea Cukai Jambi membantu mereka yang terdampak pandemi COVID-19.Tujuannya agar kebersihan dan keamanan serta kedekatan dengan masyarakat sekitar. Lingkungan perkantoran Lingkungan perkantoran, Pasar Angso Duo Jambi, Pelabuhan Pasir, Telanaipura, kecamatan Hj. Kamil dan Kuala Tungkal (Kuala Tungkal) dan kawasan perkantoran penunjang Muara Sabak.Sasaran utama distribusi sembako ada di COVID -19 Orang yang masih perlu bekerja selama pandemi -19, seperti pedagang keliling, tukang bersih-bersih, tukang parkir, dll. Kata Kepala Kantor Bea Cukai Ardiyatno Jambi. (*)

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *