TRIBUNNEWS.COM-Wabah virus Corona di Indonesia (COVID-19), Bea Cukai Daerah Aceh, Bea Cukai Lhokseumawe, Kepabeanan Daerah (Kepri) Kepulauan Riau, dan Pangkalan Fasilitas Tempur Tanjung Balai Karimun (PSO TBK) sukses mengandaskan Impor 10.200.000 batang rokok dari Thailand secara ilegal ke perairan Tanjung Jambo Aye di Provinsi Aceh Utara. Dalam hal ini kerugian yang dialami negara tempat departemen pajak berada mencapai Rp. 11.346.225.000 .

Sinergi pemberantasan rokok ilegal datang dari Dinas Bea dan Cukai Aceh, yang mengetahui dari masyarakat bahwa ada yang mencoba mengimpor rokok ilegal dari Thailand melalui perairan Aceh. Informasi tersebut kemudian diteruskan ke BC 30004 Bea Cukai Patroli Maritim yang berpatroli di pantai timur Provinsi Aceh.

Minggu (29/03) 11.00 WIB, Kantor Cukai Kepri patroli BC 30004 yang dipimpin oleh Bea Cukai Daerah dan PSO TBK mendapat informasi lain bahwa kapal tersebut mengapung di perairan Tanjung Jambo Aye. Tim kemudian berhasil menemukan kapal sasaran di perairan Tanjung Jambo Aye.

Dalam pelaksanaannya, Kantor Bea dan Cukai Daerah Kepri dan PSO TBK menulis tiga penulis dengan singkatan SDL (53 tahun) dan MSL. (42 tahun) dan AD (20 tahun). ), termasuk 2020 kotak rokok netral dari Thailand (tanpa stempel cukai), disembunyikan di bagian depan, belakang dan sekeliling palka kapal. Kirim KM. Seroja yang dijalankan oleh SDL tidak bisa memberikan dokumen kepabeanan yang sah, sehingga tim menarik KM. Seroja, kargo dan stafnya pergi ke pelabuhan Krueng Geukueh di Lhokseumawe untuk pemeriksaan lebih lanjut. Dikembalikan oleh perusahaan. Pihak bea cukai berharap masyarakat dapat aktif memberi tahu aparat jika menemukan aktivitas mencurigakan, termasuk aktivitas mencurigakan terkait penyelundupan rokok. (*)

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *