TRIBUNNEWS.COM-Dirjen Bea Cukai Heru Pambudi menerima wawancara Kepala Staf TNI AU TNI Fadjar Prasetyo di Mabes Bea Cukai Indonesia pada Senin 20/07. Memperkuat sinergi TNI AU dan bea cukai, serta memperkuat kerjasama di berbagai bidang. -Helu mengatakan kerja sama antara TNI AU dan Bea Cukai akan terus berlanjut dan akan mencakup wilayah kerja sama yang lebih luas di masa depan. Siapa yang akan datang. Beberapa kerjasama yang dilakukan pihak bea cukai antara lain koordinasi dalam penegakan hukum, penanggulangan bencana dan pelaksanaan pelatihan keselamatan kerja yang merupakan pelatihan wajib bagi karyawan. Pajak bea cukai dan konsumsi, pelatihan angkatan udara di Yogyakarta dan Malang, serta pelatihan keahlian menembak dan keterampilan senjata.

Helu menyampaikan bahwa sinergi yang baik perlu dikembangkan ke depan. “Implementasi undang-undang yang telah dilaksanakan merupakan prestasi yang membanggakan, namun harus selalu waspada. Untuk itu diperlukan koordinasi yang erat antar instansi pemerintah.”

Hlu mengatakan ke depan, kerjasama kedua instansi akan terus diupayakan dan teknologi yang dimiliki TNI AU akan terus dikembangkan. “Di kawasan penyelundupan, patroli bersama akan dilakukan melalui sistem platform kolaboratif penginderaan jauh untuk melakukan pengawasan bersama atas pajak konsumsi. Pegawai Bea dan Cukai memberikan pendampingan dan peningkatan kapasitas, serta bekerjasama dengan Air Force Airport Passage untuk membantu dalam pemeriksaan kepabeanan, ”kata Heru .— Guna meningkatkan tingkat pengawasan tentunya dibutuhkan peralatan yang memadai, beberapa di antaranya masih perlu didatangkan dari luar negeri. Oleh karena itu, Bea Cukai juga memberikan fasilitas perpajakan kepada bea cukai. Suatu bentuk pembebasan pajak atas barang impor untuk keperluan pertahanan dan keamanan negara.

Pada kesempatan yang sama, Helu menyampaikan terima kasih kepada TNI AU yang terus mendukung kegiatan penegakan bea cukai. (*)

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *