TRIBUNNEWS.COM-Petugas bea cukai Saint menghentikan sebuah mobil yang membawa rokok ilegal. Berdasarkan penuntutan pada Jumat (29/5), pelaku berhasil menyita 832.000 batang rokok ilegal dengan perkiraan nilai Rp 848.640.000, sedangkan potensi kerugian negara diperkirakan mencapai Rp493.642.240. -Gato Sugen Wibowo, Kepala Kantor Bea Cukai Gudus, mengatakan operasi ini berawal dari informasi publik. Berdasarkan informasi tersebut, para agen mulai melakukan pembersihan dan pemeriksaan mobil di Desa Bandungdriho, Yepara. Setelah beberapa jam diawasi, sang pemilik belum juga muncul dan belum mengoperasikan mobilnya. Petugas memutuskan untuk melakukan pemeriksaan dengan didampingi oleh warga sekitar. “Kata Gatot. -Pemeriksaan pendahuluan mengungkapkan bahwa kendaraan tersebut mengandung rokok ilegal yang dapat diedarkan, dan tidak ada stempel pajak konsumsi tambahan. Selain menyaksikan warga sekitar, petugas juga menyaksikan membawa mobil dan semua barang bukti ke bea cukai untuk pemeriksaan lebih lanjut.

“Berdasarkan hasil pemeriksaan, mesin sigaret kretek itu diilac. Saya menemukan merek yang tidak memiliki sabuk pajak konsumsi. Sah, karena mudah legal,” pungkas Geto (*).

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *