TRIBUNNEWS.COM-Bea Cukai Parepare, Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat (Sudan) dan Badan Karantina Pertanian telah melepas 8.000 ton cangkang sawit CV Anugrah Abadi untuk diekspor ke pelabuhan Mamuju Belang-Belang senilai lebih dari Rp 8 miliar. Ali Baal Masdar mengungkapkan, perekonomian Sulbar terus tumbuh dengan adanya ekspor cangkang sawit. Adanya ekspor Sulbar dapat mendorong masuknya investor untuk memajukan pembangunan Sulbar. Ali mengatakan: “Hal inilah yang terus kami dorong agar daerah dapat terus melakukan ekspor untuk mendorong pembangunan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan petani.” Kantor Bea dan Cukai Parepare Nugroho Wigijarto mengatakan, pihak bea cukai akan terus memberikan kemudahan bagi pelaku usaha untuk mendorong perbaikan. Ekspor untuk meningkatkan laju pertumbuhan ekonomi. — Ali juga berharap agar produk-produk berkualitas lainnya di Sulbar bisa melakukan hal serupa. Ia bekerja sama dengan seluruh instansi di Provinsi Sulawesi Barat.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *