TRIBUNNEWS.COM-Indonesia semakin merasakan dampak penyebaran Covid-19 di Indonesia yang salah satunya bersumber dari bidang ekonomi. Untuk tujuan ini, Kantor Bea Cukai Daerah Jawa Timur meluncurkan kampanye untuk menyumbangkan 1.000 paket makanan untuk memenuhi kebutuhan dasar pekerja harian dan mereka yang terkena dampak ekonomi.

Peserta Dalam acara ini, Kepala Kantor Bea Cukai Daerah Jawa Timur 2 (Oentarto Wibowo) mengungkapkan, pihaknya tengah memastikan agar sembako bisa didistribusikan kepada masyarakat yang benar-benar terkena bencana. “Ada lebih dari 1.000 macam kemasan makanan, dan semua makanan ini akan diberikan kepada masyarakat yang sangat membutuhkan. Dari Singosari hingga Peniwen, kawasannya juga akan dibagi menjadi panti asuhan. Kita juga akan lolos surveilans COVID-19 di Kota Malang Raya. Sebarkan ke bengkel. ”Ia mengatakan dengan tetap mengedepankan jarak fisik dan menghindari keramaian dan keramaian, 1.000 bingkisan sembako telah disediakan di berbagai wilayah di Malang. Demi menjaga kesehatan dan keselamatan tim pengiriman dan masyarakat penerima makan -pangan kemasan yang berisi beras, minyak, mie instan, gula, kopi dan masker harus mengurangi beban pekerja harian dan masyarakat yang terkena dampak Covid-19. “Ini bentuk kepedulian terhadap sesama. Saya berharap ada sedikit“ bantuan kita bisa meringankan beban mereka yang membutuhkan, ”pungkas Oentarto. Pada Selasa, 12/05, Bea Cukai Yogyakarta mengeluarkan formulir APD kepada Panti. RS Rini dan RSUD Kabupaten Prambanan menyalurkan bantuan RS.

“Kegiatan ini sebenarnya dilakukan atas prakarsa pegawai untuk mengurangi beban tenaga medis pemberantasan Covid -19 di lokasi kejadian. Hengky Tomuan, kepala bea cukai Yogyakarta, menyimpulkan bahwa kami berharap dapat membantu pelopor Covid-19. (*)

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *