TRIBUNNEWS.COM-Untuk mempercepat pengelolaan pandemi COVID-19, Kepabeanan Kendari memberi penduduk berbagai fasilitas untuk mengimpor alat pelindung diri, peralatan medis, dan obat-obatan. Pada Selasa pagi (14/4), PT OSS dan PT VDNI di Kawasan Pengendalian Bea Cukai Kendari memberikan bantuan medis berupa masker, alat pelindung diri (APD), ventilator dan heat gun kepada Pemprov Tenggara di pelabuhan di Sulawesi. Pulau Barat. Setelah menerima saran BNPB sebelumnya, Bea Cukai Kendari membebaskan impor barang-barang bantuan ini dari bea masuk dan / atau pajak. Hal tersebut sejalan dengan Peraturan Menteri Keuangan Nomor 171 / PMK.04 / 2019 tentang Pembebasan Tarif Impor Barang Yang Dimasukkan Pemerintah Pusat atau Pemerintah Daerah untuk Kepentingan Umum dan Keputusan Menteri Keuangan Nomor 7 Januari 2020. Sektor keuangan bertanggung jawab untuk mengawasi kebijakan longgar untuk beberapa produk alat kesehatan. Untuk menangani COVID-19.

“Bantuan yang datang hari ini antara lain 500.000 masker, lima ribu masker N-95, dua ribu baju APD, lima ratus heat gun, dan lima kipas,” ujar Indrayanto, Manajer PT VDNI, External Affairs.- — Pada hari Senin (13/04), Kapal Grand Penggabungan MV merapat di terminal PT VDNI, dan setelah melakukan pembongkaran dan penyemprotan tiga peti kemas berukuran 20 kaki, ia terus mengawal peti kemas tersebut ke kantor induk PT VDNI dan lolos pemeriksaan interior peti kemas Semprotkan untuk isolasi.

Kegiatan ini berlangsung hingga pukul 19.00 WITA. Keesokan harinya, dilakukan pembongkaran dan upacara penyerahan bantuan bencana kepada Pemprov Sulawesi Tenggara.Saat penanganan barang, personel tampak menggunakan perlengkapan keselamatan diri lengkap sebagai langkah preventif. Bantuan alat kesehatan dibawa ke markas besar Satgas COVID 19 di wilayah tenggara, di bawah pengawalan jajaran TNI-Polri, untuk mendistribusikan ulawesi kepada masyarakat dan keluarga sakit yang membutuhkan. Dengan bantuan tersebut, ia semestinya dapat menekan penyebaran virus COVID-19 di Sulawesi Tenggara. (*)

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *