TRIBUNNEWS.COM-Di tengah pandemi virus corona 2019, pajak bea dan cukai terus menyapu pesat rokok ilegal di berbagai daerah. Syarif Hidayat, Direktur Administrasi Bea dan Cukai Internasional, mengatakan: “Sangat disayangkan selama pandemi Covid-19, masih ada pengkhianat di negara yang memanfaatkan genting ini. Situasi datang untuk implementasi kata Syarif. “Kali ini setidaknya enam departemen bea cukai berhasil mendapatkan jutaan rokok ilegal. Pada Minggu (29/03), Bea Cukai dan Bea Cukai Jawa Tengah serta DIY berhasil menyita 608.000 batang rokok ilegal. Penuntut pertama kali memulai ketika masyarakat mengetahui tentang kegiatan rokok ilegal.

“Setelah itu, petugas langsung menggugat. Petugas menindak tol Srondol-Jatingaleh KM 8 Semarang,” ujar Penanggung Jawab, Moch Arif Setijo Nugroho. Laporan penegakan hukum dan pemeriksaan Dinas Bea dan Cukai Provinsi Jawa Tengah dan DIY yang memuat 608.000 batang rokok.Saat yang sama, sopir truk Provinsi I (44 tahun) dan Knet Janney (26 tahun) mengaku menerima barang tersebut. Mereka mengatakan bahkan di Jawa Tengah, ini bukan kali pertama mereka mengetahui apakah bungkusan itu berisi rokok ilegal.

Di hari yang sama, pihak bea cukai di wilayah Banten juga berhasil menghentikan arus rokok ilegal. Polisi menemukan truk yang mencurigakan dan membawanya ke rest area di tol Jakarta-Merak, Provinsi Banten. “Dari hasil pemeriksaan ditemukan rokok ilegal yang dibawa pelaku tidak diikat dengan pita cukai, melainkan dipotong dengan stempel cukai palsu. Kendaraan pengangkut tersebut dilengkapi dengan dokumen perjalanan yang tidak sesuai dengan jenis barang yang diangkut. Penegakan dan penyidikan bea cukai di wilayah Banten Penanggung jawab Zaky Firmansyah (Zaky Firmansyah) mengatakan bahwa snack box berisi rokok ilegal untuk mengelabui petugas. ”

Dalam operasi ini, tim dari Kantor Pabean Banten berhasil mendapatkan 2 (dua A) FR dan FZ asli mengirimkan 2.096.000 batang rokok. Dalam kondisi saat ini, hanya masyarakat yang diuntungkan dari pandemi Covid-19. Bea masuk dan pajak konsumsi tetap sesuai dengan anjuran pemerintah pusat, terutama dengan membatasi arus agen di tempat kejadian, dan kegiatan pengawasan akan dilakukan dengan sangat selektif.

“Dalam operasi ini, untuk menjaga keselamatan dan kesehatan tubuh. Karena bertanggung jawab atas penyebaran Covid-19, tim di lokasi dilengkapi dengan alat untuk melindungi diri mereka sendiri, seperti masker atau sarung tangan. Meskipun kedua pelaku telah terlibat dalam kasus tersebut. Diperlukan tinjauan mendalam, tapi “kata Muhammad Avra ​​Farobi, Kepala Kantor Bea Cukai Banten. Ini sangat ilegal. Pada Selasa (24/3), petugas bea cukai Telok Bayur melaporkan berhasil mengamankan 1.607.960 batang rokok ilegal di Provinsi Jalan Sumbar-Riau (Jalan Sumbar-Riau KM). 0,17. Selain untuk melindungi rokok ilegal, petugas juga memastikan ada 1 unit mobil yang digunakan sebagai alat transportasi. “Kamis (26/03), petugas bea cukai Teluk Bayur juga berhasil mendapatkan 147.596 batang rokok dari 147.596 jenis rokok ilegal. Hilman Satria, Kepala Kantor Bea Cukai Bayur yang masih berada di wilayah Sumatera, mengatakan:“ Sebagai bagian dari kampanye badai rokok ilegal , Operasi pasar. Pabean Jambi juga berhasil menghentikan 500.000 batang rokok ilegal tanpa terjebak pita cukai pada Minggu (29/3). Petugas Bea Cukai di Jambi yang berupa minibus putih mengadili dan dicegah menjadi sasaran operasi. Dua orang dengan nama berinisial Z dan K menghisap sekitar 40 pilek dari rokok ilegal tanpa terjebak dalam lakban konsumen. Tak hanya itu, berdasarkan hasil pemeriksaan singkat kedua orang tersebut, diketahui juga terdapat alat transportasi lain yang juga membawa rokok ilegal. Petugas bea cukai Jambi segera mencari minibus hitam yang diduga menjadi incaran di Jalan Lintas Merlung Jambi.

“Kedua belah pihak saling kejar, namun pada akhirnya sarana pengangkutan berhasil ditutup. 4 orang berhasil diamankan oleh 10 bilik rokok ilegal. Seluruh tersangka, kendaraan pengangkut dan barang bukti kemudian dibawa ke Polres. Penanggung jawab Kantor Pabean Jambi. Ardiyanto mengatakan: “Bea Cukai Jambi akan diselidiki lebih lanjut.

Jangan lewatkan bea cukai.Pekanbaru menyelenggarakan acara pasar pada hari Jumat 03/20 dan mengelola 8.840 rokok ilegal dan 1.400 ml alkohol ilegal di kabupaten Siak dan Perawang. Direktur Bea Cukai Pekanbaru Prijo Andono mengungkapkan: “Selain menindak dan memberi tahu pemilik toko bahwa menjual barang konsumsi ilegal adalah kejahatan, kami juga menjelaskan mengapa rokok ilegal tidak boleh diedarkan, dan menjelaskan bagaimana Identifikasi rokok ilegal. Cara sederhana. Kata Priho. (*)

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *