TRIBUNNEWS.COM-Pandemi Covid-19 yang secara tidak langsung melanda Indonesia ternyata memberikan dampak ekonomi yang sangat besar bagi masyarakat. Ini adalah latar belakang tindakan yang diambil oleh departemen bea cukai di seluruh negeri untuk mengatur kegiatan sosial dalam bentuk mendistribusikan bahan makanan ke komunitas yang ekonominya dipengaruhi oleh Covid-19.

Tiga kota di pulau Sumatra dirancang untuk mengurangi beban masyarakat yang terkena pandemi, juga bertujuan untuk melanjutkan semangat persatuan nasional dan memperkuat satu sama lain dalam kesulitan.

Ketika Kantor Pabean Pekanbaru dan Pabean Riau membagikan sumbangan makanan pokok kepada masyarakat, Pekanbaru adalah kota pertama yang menyumbang. Prijo Andono, kepala Kantor Pabean Pekanbaru, mengatakan bahwa acara tersebut disambut hangat oleh masyarakat, terutama bagi mereka yang benar-benar membutuhkan, terutama di kota Pekanbaru, termasuk yang di Indonesia yang tunduk pada pembatasan sosial skala besar (PSBB) .

“Mungkin kita tidak bisa memberi terlalu banyak, tetapi setidaknya dengan bantuan semacam ini dapatkah kita meringankan beban saudara-saudara kita yang membutuhkan. Saya berharap pandemi COVID-19 akan teratasi sesegera mungkin sehingga masyarakat dapat melanjutkan kegiatan normal,” kata Priyo .

Pada hari yang sama, Kantor Bea Cukai Daerah Aceh juga mendistribusikan 86 paket makanan kepada pekerja harian di Banda Aceh dan sekitarnya dan 19 orang yang terkena dampak pandemi COVID. Kepala Kantor Pabean Safuadi Aceh membagi pembagian pengiriman sembako menjadi dua tahap.

“Pada tahap pertama, sebanyak 40 paket sembako dibagikan kepada masyarakat pada Minggu (12/04) lalu di Kecamatan Wish Jaya, Kantor Bea Cukai Kabupaten Aceh di Desa Santan, Kabupaten Aceh Besar. Tahap kedua, dengan Aceh Human Initiative bekerja sama pada Kamis 22/04 di Kota Banda Aceh dan wilayah Aceh Besar di berbagai lokasi (Yili, Kota Bharu, Atek Jawo, Piniti, Bato dan Cribs) Dijelaskannya .

Ia juga menyebutkan bahwa berdonasi sembako merupakan wujud kepedulian kepada pegawai Kantor Pajak Bea dan Konsumsi Daerah Aceh. Safoadi berharap: “Saya berharap bingkisan sembako yang kami distribusikan dapat meringankan pekerja harian dan COVID- Beban ekonomi masyarakat yang terkena pandemi 19. “- Sehari kemudian, tepatnya Jumat (24/4), Bea Cukai Jambi telah menjadi kota ketiga dalam lokalisasi pengiriman sembako di Pulau Sumatera. Melalui organisasi bernama` `Jambi Customs Berbagi bakti dua ton beras, petugas Bea Cukai Jambi membantu masyarakat yang terkena pandemi COVID-19.Tujuannya petugas kebersihan dan keselamatan kerja serta lingkungan perkantoran sekitarnya, pasar Jambi Angso Duo, Pelabuhan Pasir, Telanaipura , Lingkungan perkantoran di Kecamatan Hj. Kantor Kamil dan Kuala Tungkal dan Muara Sabak Bantu.

“Perhatikan bahwa jumlah paket yang didistribusikan sekitar 435. Distribusi utama sembako Sasarannya adalah masyarakat yang masih bekerja dalam pandemi COVID-19, seperti ambulans pedagang, penjaga pintu, tukang parkir, dll. “,” Ujar Kepala Kantor Bea Cukai Ardiyatno Jambi. (*)

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *