TRIBUNNEWS.COM-Bea Cukai Tanjung Perak mencoba membuat aplikasi web bernama SIPINTER (Integrated Information and Service System) dengan mendukung percepatan penerimaan dokumen saat tanggap darurat Covid-19. Sebuah acara sosial menggunakan versi uji coba aplikasi diadakan pada Selasa (12/05), diikuti oleh konferensi video.

Juru bicara Sunarko di ayat Dewan Kepabeanan Negara Tanjung Perak yang bertanggung jawab atas kegiatan sosial mengatakan bahwa 77 pengguna layanan telah bergabung dengan kegiatan sosial dan dia juga menjelaskan seluk beluk aplikasi.

“Aplikasi SIPINTER adalah aplikasi lokal yang digunakan untuk menyediakan layanan dan informasi kepada pengguna layanan yang terhubung erat dengan aplikasi bea cukai utama CEISA (Automasi Sistem Informasi Kepabeanan). Aplikasi SIPINTER diakses melalui alamat sipinter.bcperak.net Menu layanan terintegrasi dalam modul layanan mandiri bagi pengguna layanan untuk membatalkan dokumen dan menerima dokumen secara online (pendok) .Dia menjelaskan bahwa aplikasi akan menggantikan penerimaan dokumen selama periode Covid-19 yang sebelumnya dieksekusi dalam email .

Melalui uji coba sosial SIPINTER, Sunarko berharap bahwa pengguna layanan dapat memahami cara menggunakan aplikasi, sehingga mereka dapat secara efektif mendukung aplikasi tersebut. Penerimaan yang efektif. (*) –

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *