TRIBUNNEWS.COM-Selama pandemi, Covid-19 jelas tidak mencegah pelaku untuk mengambil tindakan. Kepolisian Daerah Sumatera Timur (Sumbagtim) dan Kepolisian Daerah Sumatera Selatan menjelaskan hasil penuntutan sepanjang April 2020 pada konferensi pers pada hari Rabu 29/4. Kepolisian Daerah Sumatera Selatan bekerja sama dengan Bea Cukai Sumbagtim. Dia mengatakan: “Di tengah penyebaran luas virus Covid-19, distributor, reseller dan perusahaan kurir juga mengambil keuntungan dari pandemi ini untuk mengambil tindakan aktif.” – Setelah kasus yang berhasil ditemukan, dua kilogram metil disita. Bukti amfetamin dan metamfetamin. Setidaknya 468 penyelidikan Ekstasi yang dilakukan oleh Biro Investigasi Narkoba Sumatera Selatan dan Bea Cukai dan Sumbagtim telah menyelamatkan lebih dari 12.000 orang dari risiko kecanduan. Komisaris Pol Supriadi mengatakan: “Bekerja dengan rekan-rekan pabean dapat membebaskan sekitar 13.000 orang dari pengaruh narkoba.”

Asep, kepala penegakan hukum dan penyelidikan pabean dan bea cukai di Sambatim Munandar mengungkapkan bahwa salah satu tangkapan dimulai dengan laporan publik bahwa kurir menggunakan mobil pribadi untuk mengangkut paket dari Aceh ke Lampung dan DKI Jakarta.

Pada hari Sabtu (18/4), Tim Bea Cukai dan Narkotika Sumbagtim dari Direktorat Jenderal Narkotika Departemen Kepolisian Sumatera Selatan mengambil tindakan dan menerima surat pertama. MD di Jalan Babat Supat, Kabupaten Banyuasin, Musi.

“Setelah diperiksa, 1.000 gram metamfetamin dibungkus dalam teh Cina di tangki bahan bakar minibus hitam yang dikendarai oleh tersangka.” “Kata Asep.” Tersangka saat ini menghadapi hukuman penjara minimal. Dia dijatuhi hukuman 6 tahun penjara karena memiliki dan mengangkut 1.000 gram metamfetamin, dengan hukuman maksimal 20 tahun.

“Kami akan terus meningkatkan pengawasan di Sumatra timur. Kebiasaan itu sendiri sedang melaksanakan” Operasi untuk Menghilangkan Sindikat Narkotika “untuk menghilangkan semua pengguna narkoba dari surat ke distributor.”

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *