TRIBUNNEWS.COM-Bea Cukai Atambua dari Satuan Tugas RI-RDTL Pamtas dan Batalyon 132 / BS tidak menyelundupkan 53 tangki bensin (BBM), yang diangkut ke Timor Timur melalui rute ilegal di daerah Napan, Selasa (05/05) ) .— Tribuana Watangtengah, kepala Kantor Pabean Atambua, menjelaskan bahwa langkah tersebut dimulai dengan orang-orang yang dicurigai sebagai warga negara yang berusaha menghibur Timor Timur.

<< Berdasarkan kecurigaan ini, Atambua Bea Cukai dan Satgas Pamtas melakukan patroli darat dalam bentuk menyapu berbagai rute ilegal di daerah Napan. Hasil pemindaian menunjukkan bahwa ada 53 kaleng bensin tak berawak, termasuk 22 kaleng diesel, 14 kaleng bensin dan 17 kaleng minyak tanah, yang siap dikirim ke Timor Timur melalui cara ilegal. Dia mengatakan: "Selama penuntutan, polisi dan pemerintah daerah membantu Bea Cukai Atambua dalam melindungi dan mengangkut barang bukti.

<< Selama Covid Emergencies-19, Bea Cukai Atambua terus memantau perbatasan dan bekerja sama dengan Tribuana mengatakan: “Lembaga-lembaga lain juga telah memperhatikan upaya mereka untuk mencegah virus korona. Fenomena ini lazim di Indonesia. "(*)

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *