TRIBUNNEWS.COM-Bea Cukai transparan kepada publik dalam menghilangkan semua jenis barang ilegal, dan itu terus menghancurkan barang-barang yang telah berhasil dipertahankan. Syarif Hidayat, kepala bea cukai internasional dan antarlembaga, mengungkapkan bahwa setidaknya tiga kantor baru-baru ini menghancurkan hasil operasi, termasuk bea cukai di Atambua, Madura dan Momre.

Selasa (10/03), Bea Cukai Atambua menghancurkan berbagai komoditas yang dihasilkan dari penuntutan, termasuk pakaian bekas / baler, minuman beralkohol ilegal, sampo, permen karet dan bahan bakar diesel , Nilai total barang adalah Rp 503.186.000. Direktur Bea Cukai Tribuana Wetangterah mengatakan: “Untuk meningkatkan efisiensi kegiatan pengawasan bea cukai Atambua, peran aktif masyarakat harus memberikan informasi yang dapat digunakan untuk mencegah dan menghilangkan penyelundupan barang di perbatasan.”

Bea Cukai Madura Jumat lalu (13/03) ), menghancurkan sebanyak 440.000 rokok ilegal dan beberapa narkotika tegahan, termasuk 73.728 gram metamfetamin dan 40 pil ekstasi. Yanuar Calliandra, kepala Kantor Bea Cukai Madura, mengungkapkan, “Kami akan terus mengambil langkah-langkah untuk mencegah penjahat dan memastikan bahwa pasar penuh dengan industri yang diatur.”

2020 Pada bulan Februari 2008, Bea Cukai Maumere juga berpartisipasi dalam pembunuhan ilegal terhadap rokok. “Sebanyak 163.760 rokok ilegal terbunuh. Rokok tersebut adalah hasil dari tindakan yang diambil pada tahun 2019,” kata Tommy Hutomo, kepala Kantor Bea Cukai Momre. Dia menambahkan: “Bea Cukai Maumir akan selalu memperkuat pengawasan untuk menghentikan peredaran rokok atau alkohol ilegal, untuk melindungi masyarakat dari konsumsi rokok atau alkohol ilegal, dan mencegah kemungkinan kerugian pajak dari negara.” (*)

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *