TRIBUNNEWS.COM-Dalam rangka memperingati perayaan Hari Narkotika Internasional (HANI) tahun 2020 pada tanggal 26 Juni, bea cukai telah bekerja sama dengan Badan Pengendalian Narkotika Nasional (BNN) dan lembaga terkait untuk menghancurkan bukti narkoba yang dihasilkan oleh operasi tersebut. Bea Cukai Jayapura. Kamis lalu (25/6), setelah operasi dari Januari hingga Juni 2020, Partai Nasional Papua, Kepolisian Daerah Papua, Kantor Kejaksaan Tinggi Papua dan BPOM Papua mengakar dalam operasi dari Januari hingga Juni 2020. Selain semua jenis narkoba. -Bukti total barang yang hancur adalah 93,3 gram narkotika metamfetamin, 53,18 gram ganja dan 104 pohon ganja. Di antara 53,18 gram ganja dan 20 tanaman ganja, komoditas ini merupakan hasil proses hukum yang dibawa oleh Bea Cukai Jayapura. Albert Simo, kepala Departemen Bea Cukai Jayapura, mengatakan Kabupaten Keerom dalam bentuk 20 tanaman ganja dan 53,18 gram ganja kering yang dikeringkan pada rute lain Skouw PLBN pada bulan April. “Hari Narkotika Internasional, Menteri Keuangan Sri Mulyani juga menyatakan bahwa seluruh Kementerian Keuangan dapat bekerja sama untuk memerangi penyalahgunaan narkoba dan kegiatan ilegal lainnya. Albert mengatakan:” Tentu saja, dengan bantuan masyarakat, dia akan Terus bekerja sama untuk membasmi berbagai jenis obat yang dapat membahayakan generasi penerus negara kita. ——Lalu pada hari Jumat (6/6/6), Dicky Hadi Pratama, kepala Kantor Pabean Ternate, berpartisipasi dalam kegiatan pemberantasan narkotika dari Kantor BNN Provinsi Maluku Utara-BNNP Maluku Utara telah berhasil memecahkan 221.21 gram baju besi Metamfetamin, 1.695.837 gram ganja dan 25,48 gram tembakau gorila. Pabean Ketiga juga membantu membersihkan narkoba yang hancur. Dickie berkata: “Saya harap semua upaya untuk memberantas dan mencegah narkoba di Maluku utara dapat berlanjut.”

BNNP Makam Malu Utara juga berpartisipasi dalam acara ini. Arief Ramdhani, kepala Kantor Penuntut Senior Erryl Prima Putra Agoes dari Maluku Utara, dan Kepala Kepolisian Kabupaten Maluku Utara, diwakili oleh Komisaris Narkotika Pol Setiadi Saksono. a Konferensi video dihadiri oleh Abdul Gani Kasuba, Gubernur Maluku Utara dan Jenderal Pol Rikwanto, Kepala Polisi Maluku Utara. Selain itu, Ma’ruf Amin, Wakil Presiden Republik Indonesia, Tjahjo Kumolo, Menteri Reformasi Administrasi dan Reformasi Birokrasi, dan Koms Pol Drs Heru Winarko SH, Direktur Badan Narkotika Nasional, juga menjadi sorotan utama organisasi tersebut. Acara 2020. (*)

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *