TRIBUNNEWS.COM-Bea Cukai Sulawesi Utara telah bekerja sama dengan Biro Narkotika Nasional Sulawesi Utara (BNNP) dan gagal menyelundupkan narkoba ke Sulawesi Utara. Brigjen Pol, kepala Provinsi Sulawesi Utara, BNNP. Victor J. Lasut mengatakan bahwa pada hari Kamis (07/09) timnya dan Bea Cukai Sulawesi Utara mengungkapkan bahwa 19 gram daun ganja kering telah diselundupkan dari luar kota. survei. Sekitar seminggu. Menurut hasil investigasi, diduga seseorang yang tinggal di Boroko memesan kiriman. Victor mengatakan: “Informasi ini diperoleh dari Tim Pajak Pabean dan Konsumsi Sulawesi Utara.”

Dia menjelaskan pada hari Rabu (01/7) bahwa petugas bea cukai dan BNNP Sulawesi Utara ditangkap Rumah-rumah dari tiga tersangka digeledah, nama keluarga mereka adalah F (30), AA (23) dan R (23). Tersangka adalah jaringan pengedar narkoba dan pengguna narkoba.

Petugas berhasil mendapatkan 19 gram daun gulma kering. Menurut kesaksian tersangka, ia memperoleh informasi tentang barang ilegal yang ia peroleh dengan membeli barang secara online. Metode pengiriman adalah untuk memberitahukan transportasi dalam bentuk dompet lama. Masukkan rami ke dalam dompet bekas dan bungkus dengan selotip. Cerah Bangun, kepala Kantor Pajak dan Konsumsi Daerah Sulawesi Utara, yang menghadiri pertemuan itu, mengatakan: “Keberhasilan ini adalah bentuk koordinasi antara bea cukai dan Kantor Pos Negara untuk menghilangkan perdagangan narkoba.” Berita.

Operasi ini menunjukkan bukti nyata bahwa terlepas dari pandemi Covid-19, bea cukai dan Administrasi Narkotika Nasional tidak mengabaikan upaya untuk menghilangkan perdagangan narkoba ilegal. Narkoba adalah musuh bersama untuk menyelamatkan generasi mendatang. (*)

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *