TRIBUNNEWS.COM-Sinergi antara pemerintah dan sektor swasta diyakini perlu untuk memutus rantai distribusi Covid-19. Sebagai tanggapan, bea cukai telah memberi PT Etanol Ceria Abadi pajak konsumsi pada 20.000 liter etanol, yang digunakan oleh Asosiasi Adi Husada di Surabaya untuk tujuan sosial untuk memproduksi pembersih tangan dan disinfektan.

Konsultasi Petugas Pabean Kediri Andyk Budi (Andyk Budi) mengatakan bahwa pemerintah menyediakan layanan pajak bea dan cukai melalui bea cukai untuk mempercepat pemrosesan Covid-19, salah satunya adalah pembebasan pajak konsumsi etanol untuk penggunaan sosial .

“Pengecualian dari pajak konsumsi PT pada 20.000 liter etanol.” Asosiasi Adi Husada di Surabaya menggunakan peralatan untuk membuat pembersih tangan dan desinfektan, yang merupakan salah satu rumah sakit rujukan Covid-19. “Peraturan Administrasi Umum Kepabeanan No. 43 / BC / 2017. —” Bila perlu, lembaga pemerintah diharuskan untuk membebaskan pajak konsumsi pada etanol, dan orang yang bertanggung jawab atas agensi diharuskan untuk menyatakan bahwa etanol hanya digunakan untuk pencegahan dan pengendalian Covid-19, dan tidak terorganisir Untuk melakukan lembaga pemerintah, diperlukan surat rekomendasi dari lembaga penanggulangan bencana pemerintah. “-Andyk berharap fasilitas itu dapat digunakan oleh pemerintah dan lembaga swasta, dengan tujuan mencegah penyebaran Covid-19. Di esia, Indonesia. (*)

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *