TRIBUNNEWS.COM-Idulfitri Post, Bea Cukai dan Bea Cukai di berbagai daerah mengadakan pertemuan tentang pembersihan halal dan koordinasi terkait dengan penerapan hak. Untuk melanjutkan implementasi perjanjian sanitasi selama pandemi Covid-19, pertemuan diadakan secara online melalui aplikasi teleconference. -Syarif Hidayat, Direktur Organisasi Internasional dan Antar-Bea Cukai, mengungkapkan bahwa konferensi yang diadakan melalui panggilan konferensi ini adalah pekerjaan yang berkelanjutan, tidak hanya untuk membangun hubungan keramahtamahan, tetapi juga untuk memperkuat koordinasi. “Karena pandemi Covid-19 sedang terjadi sekarang, kita harus terus menemukan cara untuk melaksanakan tugas-tugas kita dengan lancar sehingga kita dapat berkoordinasi melalui panggilan konferensi.” Departemen bea cukai yang mengatur hiburan online termasuk Kantor Pabean Regional Jawa Tengah dan Kantor Pabean Regional Jawa Barat. Kantor Pabean Regional Sumatera Utara, Kantor Pabean Regional Sumatra Selatan Sulawesi dan beberapa kantor pengawasan dan layanan pabean di berbagai daerah. Selain pertemuan independen, bea cukai juga berpartisipasi dalam rapat umum sambutan daring yang diselenggarakan oleh Kementerian Keuangan, Senin (25/5). Pada kesempatan ini, Menteri Keuangan Sri Mulyani mengungkapkan: “Anda akan menghadapi tantangan jangka panjang. Dalam kondisi COVID-19, saya akan bekerja keras dengan semangat persaudaraan rekan-rekan saya kepada orang-orang dari semua tingkatan. Penuhi kewajiban Anda, latihan Anda. ”- Cukai Maumere memiliki kesempatan untuk berinteraksi langsung dengan Menteri Keuangan, dan ia mengungkapkan bahwa tugas dan fungsi di sana terus dilakukan dengan lancar. Pada saat yang sama, Sri Mulyani diperintahkan untuk saling menjaga dan tetap sehat.

Pada Selasa (26/5), Direktur Jenderal Bea Cukai Heru Pambudi juga langsung menyambut karyawan dari berbagai daerah melalui panggilan konferensi. Dia mengungkapkan kepada semua petugas bea cukai yang tidak bisa kembali ke kota asal mereka untuk menjadikan lingkungan kerja sebagai keluarga yang bertugas atau tidak bertugas, untuk menangani perasaan kampung halaman keluarga.

Heru Pambudi juga pergi, ini adalah pesan untuk seluruh anak muda adat. “Aku bangga padamu. Kamu pasti bangga melihat Indonesia dari mana saja. Tidak ada yang mengatakan bahwa ditempatkan adalah tempat yang penting. Karena lokasi kamu menjadi jalur pengalamanmu, jadi kariermu Sudah mulai. Tentu saja, setiap masalah memiliki kelebihan dan kekurangan, “kata Heru.

Di ujung timur Indonesia, Daerah Pabean Khusus Papua juga mengadakan panggilan konferensi pada hari Selasa (26/5). Achmad Rofiq, kepala Kantor Pabean Daerah Khusus Papua, meskipun ia tidak dapat dipersatukan kembali dengan keluarganya selama Idulfitri, menyatakan rasa terima kasihnya atas kinerjanya yang luar biasa di semua kelas di Papua dan kinerjanya yang luar biasa dalam pengawasan dan pelayanan.

Secara khusus, Achmad memberikan saran kepada karyawan yang bertanggung jawab atas perbatasan nasional Jayapura Skouw PLBN dan Sota Merauke PLBN dan Sorong Bea Cukai dan kapal-kapal patroli Bea Cukai selalu sehat, waspada dan dipantau secara teratur serta dikoordinasikan dan dikoordinasikan dengan lembaga pemerintah lainnya.

Jangan lupa bea cukai dan pajak konsumsi di Jawa Tengah dan DIY mengadakan pertemuan online pada hari yang sama Padmoyo Tri Wikanto, kepala bea cukai di Jawa Tengah dan Yogyakarta, mengatakan bahwa dalam menghadapi pandemi Covid-19, era baru, kami Harus siap menghadapinya.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *