TRIBUNNEWS.COM-Setelah izin instalasi pabean diberikan kepada PT Duta Tirta Gemilang pada akhir tahun 2019, Toko Bebas Bea Cukai (TBB) resmi dibuka pada hari Rabu, 19 Februari 2020. Kepabeanan Customan dan PT Angkasa menghadiri Terminal Bandara Internasional Kuala Lumpur Manajemen Bandara Pura II.

TBB digunakan sebagai gudang berikat (TPB) untuk menyimpan barang-barang impor untuk dijual kepada orang-orang tertentu. Jenis toko ini dapat berlokasi di terminal bandara (keberangkatan / transit / kedatangan) atau pelabuhan internasional dan nasional. Produk yang umumnya dijual dimaksudkan untuk digunakan oleh kelompok orang tertentu dengan otorisasi khusus. “- Kewajiban untuk mematuhi peraturan saat menggunakan fasilitas ini,” kata Roy Sidabutar, manajer layanan di Kualamu Customs Service Hangar sebelas.

Toko bebas bea yang berlokasi di bandara internasional dan pelabuhan utama, konsumen adalah orang yang bepergian ke luar negeri atau penumpang transit yang tiba di tujuan mereka melalui bea cukai. TBB di kota melayani anggota misi diplomatik dan keluarga mereka di Indonesia dan turis asing yang meninggalkan Indonesia.

Semoga, dengan peluncuran TBB, ini akan dapat mendukung industri pariwisata di Sumatera Utara dan Indonesia sebagai pajak citra nasional untuk Indonesia yang ramah bagi wisatawan asing yang ingin membeli barang-barang tertentu (seperti alkohol, rokok atau parfum) . (*)

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *