TRIBUNNEWS.COM-Proliferasi rokok ilegal belum menjadikan Bea Cukai Malang irasional. Pemerintah Pabean Malang menggunakan teknologi informasi untuk bekerja sama dengan pemerintah daerah dalam memadamkan rokok ilegal. Ini juga merupakan langkah untuk memperkuat pengawasan sirkulasi ilegal rokok. Saat ini, sirkulasi ilegal ini sudah mulai memasuki platform e-commerce atau e-commerce. Untuk menentukan langkah-langkah yang benar yang harus diambil untuk memerangi rokok ilegal di zona kendali kami, Administrasi Ekonomi dan Pembangunan Kota Batu, ‚ÄĚjelas kepala Kantor Pabean Malang Latif Helmi, Rabu 03 / 11 Di lobi Kantor Bea Cukai Malang-dia juga mengungkapkan bahwa partainya sudah memiliki senjata yang kuat Penggunaan SIROLEG atau sistem informasi untuk rokok ilegal adalah aplikasi komputer yang diluncurkan oleh Administrasi Pabean Negara Jawa Timur II. Mempromosikan pencegahan dan pencegahan. Memerangi peredaran rokok ilegal.

“Dalam sebuah pertemuan, kami juga mencapai koordinasi ini dengan berbagi pertemuan dan menggunakan aplikasi SIROLEG secara langsung melalui semua tamu. Ada aplikasi SIROLEG, “kata Latif. Dana Bagi Hasil Pajak Konsumsi Tembakau (DBHCHT) digunakan untuk memberantas rokok ilegal dan memahami tujuan dan strategi pendapatan DBHCHT.

Lihat PMK 222 / PMK.07 / 2017, DBHCHT dialokasikan sesuai dengan angka dalam anggaran nasional Dana regional, di mana persentase tertentu dari pendapatan nasional digunakan untuk menyediakan dana untuk kebutuhan daerah untuk konsumsi / daerah penghasil tembakau dalam kerangka desentralisasi.

“Dalam peraturan, DBHCHT tidak akan menggunakan salah satunya untuk mendanai Merencanakan / kegiatan untuk menghilangkan barang-barang konsumen. “(*)

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *