TRIBUNNEWS.COM-Dalam rangka untuk menangkap barang dengan status aset milik negara (BMN) selama 2019, Bea Cukai Madiun dan Bea Cukai Kualaanamu dihancurkan di setiap kantor yang bekerja sama dengan lembaga terkait .– Bea Cukai Madiun, Rabu (3/11) dan Perwakilan dari Medien National Wealth and Auction Services Office (KPKNL) dan Kantor Perdagangan Pemerintah Kabupaten Medien bersama-sama menghancurkan ribuan rokok ilegal. -Ivan Helmawan, Direktur Bea Cukai Umum Madian, mengungkapkan bahwa barang yang dihancurkan adalah produk yang dihancurkan oleh petugas pada akhir 2019. “Barang-barang ini adalah hasil dari penindasan 12 operasi yang dilakukan oleh Departemen Kontrol Bea Cukai Medien, katanya.

Produksi 16.020 rokok ilegal dan 9.010 gram tembakau. Ini adalah bentuk pengelolaan barang ilegal. Statusnya telah menjadi milik nasional. KPKNL sepenuhnya mendukung upaya Bea Cukai Madiun untuk menghilangkan rokok ilegal, “kata kepala KPKNL Madiun yang mengakhiri proses penghancuran, kata. Barang-barang toko bebas bea yang rusak termasuk 8.600 rokok dan 3 bungkus durian Raja Musang dari Malaysia, (25/2).

Elfi Haris, kepala kantor bea cukai di Kualanamu menjelaskan Berkata: “Ini bukan hanya tentang penghancuran bea cukai dan pajak konsumsi, menurut peraturan, ada berbagai jenis barang yang harus dihancurkan. Dia menyimpulkan:” Semua barang harus diperhitungkan, termasuk barang yang rusak karena cuaca, semua barang ini mengandung Dokumen dan berita dalam acara tersebut. “(*)

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *