TRIBUNNEWS.COM-Sebagai bagian dari Kelompok Kerja Akselerasi Penyakit Coronavirus Indonesia tahun 2019 (Covid-19), Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) telah mengajukan proposal yang mencakup rekomendasi di luar peraturan sistem perdagangan impor yang dapat online melalui sistem Indonesia. Layanan pajak lengkap. National Single Window (INSW) adalah kolaborasi dari National Single Window Agency (LNSW), BNPB, bea cukai, Kementerian Kesehatan dan Administrasi Makanan dan Obat-obatan (BPOM). — Pemerintah pusat, pemerintah daerah, badan layanan publik (BLU), yayasan dan organisasi nirlaba, serta individu atau kelompok swasta non-komersial dapat mengirimkan rekomendasi BNPB secara online mulai 30 Maret 2020. Produk yang akan menerima rekomendasi BNPB adalah pembersih tangan, bahan baku untuk pembersih tangan dan produk yang mengandung disinfektan, alat tes dan reagen laboratorium, termasuk pengiriman virus, obat-obatan dan vitamin, peralatan medis dan peralatan pelindung diri.

Agar dapat mendaftar secara online, pelamar dapat dengan mudah mengunjungi situs web resmi. Kemudian pilih “el” dari INSW (http://insw.go.id), lalu klik menu “INSW Application” dan pilih submenu “Emergency Response Licence”. Pelamar dapat memilih menu pengajuan proposal BNPB. Setelah itu, pemohon dapat mengisi formulir dan mengunduh dokumen yang diperlukan sesuai dengan jenis pemohon. Setelah mengajukan permintaan, BNPB akan menentukan proposal yang diajukan, yang harus dianalisis oleh Kementerian Kesehatan dan / atau BPOM, dan dapat langsung diselesaikan oleh BNPB.

Selain itu, jika diperlukan, BNPB dapat mengeluarkan rekomendasi bahwa proses analisis Kementerian Kesehatan dan / atau BPOM melebihi batas satu jam. Pelamar juga dapat memantau status pengiriman rekomendasi melalui program pelacakan pengiriman rekomendasi BNPB di situs web resmi INSW. Setelah proses analisis selesai, sistem akan mengeluarkan persetujuan atau penolakan pengajuan proposal.

Menyerahkan proposal untuk individu atau pelamar swasta dalam rangka kegiatan bisnis permanen melalui Kementerian Kesehatan dan / atau BPOM. Bagi mereka yang membutuhkan informasi lebih lanjut, Anda dapat menghubungi BNPB dengan menghubungi 021-51010112 / 51010117, atau hubungi Pusat Kontak Pabean 1500225, atau melalui obrolan web langsung di Linktr.ee/bravobeacukai atau nomor telepon 081318717002/0877766669. (*)

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *