TRIBUNNEWS.COM-Dalam menghadapi Covid-19, Indonesia juga telah menyadari budaya gotong royong yang telah menjadi kehidupan negara. Bantuan Kantor Pajak Pabean dan Konsumsi telah menargetkan berbagai wilayah di Indonesia untuk mengurangi beban keuangan warga yang terkena dampak, termasuk Badao di kabupaten Kapu Ashulu di Kalimantan Barat dan Bekasi di Jawa Barat. Nanga Badau membagikan sejumlah makanan untuk masyarakat di rumah-rumah panjang di Janting dan Sebindang, Minggu lalu (12/04). “Selain kemasan makanan, bantuan peralatan pelindung pribadi dalam bentuk masker juga disediakan. Kami akan membawa semua bantuan kepada kepala rumah panjang atau para tetua di setiap rumah panjang dan mendistribusikannya ke komunitas rumah panjang.”, Kantor Pabean Nanga Badau Kata Wijang Abdillah.

Dia juga berharap bahwa layanan sosial ini dapat membantu masyarakat perbatasan di Badau untuk mengatasi epidemi COVID-19.

Jangan meminta apa pun. Di Bekasi, bea cukai dan pajak konsumsi juga menunjukkan langkah-langkah khusus untuk merawat COVID-19 dengan memberikan bantuan sosial, Selasa (14/4). “Dalam pandemi COVID-19, beberapa orang menghadapi masalah dalam memenuhi kebutuhan dasar. Menyadari kondisi ini, kami menunjukkan kepada masyarakat (yaitu Bekasi) tindakan nyata dalam mengorganisir kegiatan bantuan sosial.” Kebiasaan terkait COVID-19 “menjelaskan Menurut Hatta Wardhana, kepala kantor Bekasi.- Demikian pula, menurut Hada, kegiatan bantuan sosial meliputi penyediaan 308 paket makanan untuk warga Kab. Bekasi / Bekasi Kota ini mengurangi beban para pedagang, pramugari, taksi sepeda motor online, penyapu jalan, pangkalan ojek, pedagang kaki lima dan penduduk lokal.Kegiatan ini didukung oleh donor bea cukai Bekasi dan pegawai pajak cukai Berkembang. Jarak fisik. Saya berharap bantuan sosial ini akan menguntungkan kita semua, dan saya berharap COVID-19 akan berlalu dengan cepat, “kata Hada.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *