TRIBUNNEWS.COM-Dalam rangka meningkatkan pemahaman publik, terutama bagi siswa bea cukai, Kantor Bea Cukai Plumbissau mengadakan “Bea Cukai ke Kampus (CGTC)” bersama dengan Universitas Palangkaraya pada Jumat (3/7) Aktivitas, melalui aplikasi Zoom online. – Acara 120 menit itu menarik sekitar 220 peserta dari berbagai sekolah termasuk Fakultas Hukum, Fakultas Teknik dan Fakultas Ilmu Sosial. -Tiga pembicara dari pejabat bea cukai Prumbissau berkumpul bersama tentang masalah pengiriman, bea cukai dan fungsi, dan karakteristik khas praktik penipuan yang mewakili bea cukai pada skala global.

Toufan, Kepala Bagian Kepatuhan Internal dan Komunikasi Bea Cukai Plumbissau, menjelaskan diskusi tentang bea cukai, terutama diskusi tentang pengiriman. Salah satu tema yang menjadi perhatian milenium. Dia mengumumkan: “Kami terutama bersosialisasi dengan milenium, yang sering mengirimkan barang dari luar negeri dan merupakan target utama penipu yang memanggil bea cukai.”

Toufan menyampaikan antusiasme para siswa bahwa kali ini Acara ini penuh dengan berbagai pertanyaan, pertanyaan-pertanyaan ini pasti menarik dan dapat digunakan sebagai bahan diskusi selama acara.

Dia berharap para siswa yang berpartisipasi dalam CGTC kali ini dapat memahami tugas dan fungsi bea cukai, serta pajak konsumsi yang dikenakan pada bea cukai, dan menyebarkan pengetahuan mereka kepada publik untuk layanan bea cukai dan kegiatan pengawasan, terutama Prang Plantari Bea cukai dapat memainkan peran terbaik untuk bea cukai. Konsumsi yang lebih baik. (*)

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *