TRIBUNNEWS.COM-Suwardi (82 tahun) menyatakan bahwa ketika ia diminta menerima bantuan tunai langsung (BLT) dari pemerintah, ia tidak bisa tidur.

Bukan tanpa alasan, ketakutan Suwardi dimulai dengan perasaan bahwa dia mendapat bantuan dua kali.

Mengingat bahwa banyak orang masih membutuhkan lebih banyak bantuan darinya, Suwardi memilih untuk mengembalikannya.

BLT adalah desa Bt Rp. 60.000, dan kemudian dikirim kembali ke kantor Desa Bendungan, Kapanewon Wates, Kabupaten Kulon Progo, Yogyakarta. Dia dipecat sampai bantuannya terungkap.

• Ketika menyerahkan bantuan makanan kepada pemerintah, Elma tidak membayar dengan tulus kepada tetangga yang kelaparan — dia mengirim uang melalui putra perempuan.

Suwardi adalah kakek berusia 82 tahun yang terlihat sehat tetapi tidak bisa bertahan lama.

Mbah Wardi, yang disebut penduduk, adalah mantan administrator dari organisasi veteran yang tinggal di Kaoman, Kapanewon Wates, desa Bendungan. (Kauman).

Dia tinggal bersama istrinya Murtinah (70 tahun).

Ada perkebunan kelapa di halaman rumah yang bisa ditanami buah-buahan, yang bisa dijual.

Mbah Wardi menerima dua undangan untuk menerima bantuan tunai. Mbah Wardi berpikir salah satunya salah.

Halaman Berikutnya ===============>

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *