TRIBUNNEWS.COM-Bea Cukai Jawa Barat terus bekerja sama untuk mempromosikan pengelolaan pandemi COVID-19 Diskusikan dengan peserta industri isu-isu yang akan muncul selama implementasi pembatasan sosial skala besar (PSBB) di Jawa Barat.

Manajemen perwakilan Kementerian Keuangan Jawa Barat, kantor pusat bea cukai, perwakilan pedagang dan asosiasi AEO / MITA seperti APKB, IEI, GPEI, API, APIKMI, EMINET, pupuk, dan APEI. -Tujuan dari pertemuan ini dengan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil adalah untuk membahas dampak Covid-19 pada kegiatan industri di Jawa Barat dan masalah dan solusi yang timbul dari implementasi PSBB di Jawa Barat- -Pada saat yang sama, Saipullah Nasution, kepala Kantor Bea Cukai Daerah Jawa Barat, mengungkapkan bahwa Bea Cukai akan mendukung rencana pemerintah Jawa Barat untuk mengatasi Covid-19.

“Kami akan mendukung rencana pemerintah provinsi Jawa Barat, Seprah mengatakan:” Bea cukai juga akan memastikan bahwa hak dan fungsi kami berfungsi dengan baik dalam hal layanan dan pengawasan di bidang bea cukai dan pajak konsumsi, terutama di Jawa Barat. ” ‘–Kami berharap PSBB kami dapat berfungsi secara normal dan bahwa industri (terutama di Jawa Barat) dapat kembali normal. Ridwan Kamil mengatakan: “Epidemi Covid-19 adalah masalah umum. Jika semua orang mau mengambil inisiatif, Upaya bersama dan proaktif dapat diselesaikan dengan cepat. “(*)

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *