TRIBUNNEWS.COM – Kantor Bea Cukai Daerah Aceh (Kanwil), di bawah bimbingan Kepolisian Daerah (Dit. Polairud Polda) Aceh dan Kementerian Kelautan dan Polisi Udara, menggunakan metode patroli udara untuk melakukan pekerjaan koordinasi pengawasan laut di Aceh Dan Perikanan (KKP) Direktorat Jenderal Kelautan dan Sumber Daya Perikanan (Ditjen PSDKP) Lamplo pangkalan PSDKP .————————————————————————————————————————————————————. Salah satu caranya. “Kami berjalan dari Polres Aceh Ditpolororud ke Lamplo, kota Rong, yang terletak di desa Lamplo, Bang Ta, Bang Ta, Bangti, Teluk Banda, dan kemudian Setelah tiba di distrik polisi Ditpolairud di Aceh, berkata: “Kata polisi dan direktur penyelidikan Awang Bea Cukai Ivan. Kurniawan .

Iwan didampingi oleh kepala polisi daerah Polchiazi. Kepala Jemmy Rosdiantoro dan Basri di pangkalan PSDKP Lampulo juga mengungkapkan bahwa sinergi pengawasan akan terus “mempertahankan prinsip-prinsip persatuan dan keruntuhan perceraian untuk mengejar bea cukai. Pajak konsumsi, Aceh besar, Indonesia bergerak maju.

– Berbicara tentang penegakan hukum maritim, Ivan mengungkapkan bahwa bea cukai percaya bahwa setiap lembaga penegak hukum maritim saat ini sedang melakukan tugas dan fungsi yang kompleks sesuai dengan wewenang yang ditentukan dalam dasar hukum masing-masing.

<< Menimbang Dalam upaya meningkatkan sistem penegakan hukum maritim, beberapa elemen dapat dipertimbangkan sebagai bentuk kerja sama antar lembaga, termasuk lembaga yang menerapkan penegakan hukum sesuai dengan kewenangannya masing-masing di lembaga penegak hukum.Mengadopsi pendekatan yang tepat dan konsisten tanpa mengorbankan layanan Tuduhan pelanggaran lain yang diketahui selama periode itu acuh tak acuh dan mendorong sinergi dan koordinasi untuk menjaga kepercayaan dan tingkat di antara lembaga penegak hukum maritim, "katanya.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *