TRIBUNNEWS.COM, BANDA ACEH- Untuk melakukan fungsi koordinasi, bimbingan teknis, kontrol, evaluasi dan pelaksanaan tugas di bidang bea cukai dan pajak konsumsi, kepala Kantor Regional Bea Cukai Saf Adiyaz dan komandan militer regional Iskandar Muda (Tambodan IM ) Kolonel Cpm Zulkarnain menandatangani nota kesepahaman tentang bea cukai dan cukai pada hari Senin / 02 .

Rencong dan Yustisi Citra Wira Polisi Rencong menyerang Lapangan Hijau di Jasdam IM Neusu Banda Aceh. Tarif dan pajak konsumsi menjadi salah satu lembaga pemerintah yang menghadiri upacara dengan Dekan POM AD, AL dan AU, IM, Polri, DLLAJ, Sat Pol PP dan Departemen Transportasi. Safoadi mengatakan: “Kami sangat berterima kasih kepada Pomdam Iskandar Muda dan stafnya untuk mendukung tugas dan fungsi bea cukai, terutama di Aceh, berharap bahwa sinergi yang didirikan akan meningkat di masa depan.-Dia juga menyebutkan penandatanganan bea cukai dan Pomdam Nota kesepahaman antara Pemuda Iskandar adalah untuk membangun sinergi antara berbagai lembaga, terutama di bidang penegakan hukum, yang merupakan bentuk kolaborasi dengan petugas penegak hukum untuk mencapai ekonomi Indonesia yang bersih dan sehat untuk meningkatkan kehidupan masyarakat .

“Dalam menjalankan fungsinya, bea cukai dan pajak konsumsi tidak hanya mengharuskan pejabat dan karyawan internal untuk memiliki moral dan konsistensi yang tinggi, katanya. Dia berkata.

Selain Pomdam Iskandar Muda, Safuadi menambahkan bahwa sejauh ini koordinasi dan dukungan yang berfungsi baik dilakukan oleh berbagai lembaga seperti polisi, Bakamla, Jaksa Agung, pemerintah daerah / pemerintah provinsi, BNN, BNPT, Administrasi Umum Perpajakan , Kementerian Imigrasi, Karantina, Kelautan dan Perikanan, Kementerian Kehutanan, BIN, BAIS, Kementerian Pertanian, Kementerian Perdagangan, dan Kementerian Perindustrian. (*)

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *