TRIBUNNEWS.COM-Patroli Maritim Kepabeanan Teluk Nibung berhasil memperoleh kapal motor Madu Rezeki (KM) pada pukul 05:30 di perairan Tanjung Bangsi di Panai Hilir, Labuhanbatu. I Wayan Sapta Dharma, Kantor Pabean Teluk Nibung, mengatakan penangkapan dimulai dengan laporan bahwa sebuah kapal yang membawa barang-barang terlarang melintasi perairan lepas pantai timur Sumatra.

“Tim masih berpatroli. Para kru segera mendekati dan menangkap kapal setelah menemukan kapal yang cocok sesuai dengan karakteristik kita. Di kapal itu, tiga anggota kru ditemukan, yaitu, satu pria besi dan dua Para kru, “jelas Yan Yang. “Awak dilindungi. Semua penduduk Provinsi Riau mulai dengan singkatan B, A, dan S. Awak mengakui bahwa mereka membawa 10 ton bawang yang dibawa dari Pelabuhan Klang, Malaysia, tanpa izin.

Mengingat orang-orang membeli Setelah virus korona, karena kekurangan makanan tertentu, harga pasar saat ini sangat tinggi, sehingga orang curiga bawang akan dijual di Jakarta.

“Menurut informasi kapten, mereka diminta pergi ke pantai timur Sumatra. Jika mereka dibawa ke Jakarta, ada bukti lain. Wayan melanjutkan. Teluk Nibung berhasil menyelesaikan hilangnya sekitar 270 crore hak keuangan nasional. Selain itu, Kantor Bea dan Cukai Teluk Nibung juga berhasil melindungi masyarakat dari potensi penularan hama tanaman karantina (OPTK) dengan transportasi . Daerah aliran sungai dalam bentuk bawang dapat mengancam ketahanan pangan Indonesia dengan menghancurkan varietas tanaman yang tumbuh di Indonesia.

“” Kerugian non-material, terutama ketentuan larangan perbatasan, menurut informasi yang diberikan oleh pihak yang dikarantina, sesuai dengan informasi yang diperlukan untuk memasukkan makanan atau produk pertanian. Dan akses juga dibatasi, sehingga orang yang makan makanan dapat dilindungi karena mengandung zat berbahaya. “Wayan menjelaskan.

Wayan menambahkan bahwa orang-orang khawatir tentang makanan lain yang masuk ke Indonesia tanpa saluran resmi. Ini karena warga panik mungkin membeli berbagai makanan karena coronavirus. (*)

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *