TRIBUNNEWS.COM-Maraknya rokok ilegal tidak membuat Anda melupakan kebiasaan Kota Malang. Bea Cukai Malang bekerja sama dengan pemerintah daerah melalui teknologi informasi untuk memadamkan rokok ilegal. Ini juga merupakan langkah untuk memperkuat pemantauan sirkulasi ilegal rokok. Saat ini, sirkulasi ilegal ini mulai merambah ke platform e-commerce atau e-commerce.

“Kami mengadakan pertemuan koordinasi dengan Koperasi Malang, Biro Industri dan Komersial, Departemen Kepolisian Pampalaja Kabupaten Malang, dan Seksi Pengelolaan dan Pengembangan Ekonomi Kota Batu untuk menentukan langkah-langkah yang benar untuk meledakkan rokok ilegal di negara kita. “Daerah terlarang”, kata Latif Helmi, Direktur Kantor Pabean Malang, di Balai Pabean Malang pada hari Rabu, 11 Maret 2003. -Dia juga mengungkapkan bahwa partai politiknya sudah memiliki senjata yang kuat, yaitu penerapan SIROLEG atau sistem informasi rokok ilegal adalah aplikasi komputer yang diluncurkan oleh bea cukai wilayah Jawa Timur II untuk mempromosikan pencegahan dan memerangi peredaran narkoba. Latif mengatakan: “Selama pertemuan, kami juga memimpin koordinasi ini dengan berbagi pertemuan dan secara langsung mempraktikkan semua penggunaan SIROLEG atas aplikasi SIROLEG pada pertemuan tersebut. “Sumber itu mengatakan bahwa SIROLEG tidak hanya dapat memantau sirkulasi rokok di daerah tersebut, tetapi juga berfungsi sebagai manifestasi nyata dari penggunaan Bea Cukai Jawa Timur. Dana bagi hasil pajak konsumsi tembakau (DBHCHT) terhadap penghapusan rokok ilegal, dan memahami tujuan dan strategi pendapatan DBHCHT. Dalam konteks desentralisasi barang-barang konsumsi / area produksi tembakau, persentase tertentu dari pajak nasional menyediakan pendanaan untuk kebutuhan daerah.

“Dalam peraturan, DBHCHT digunakan untuk mendanai program / kegiatan yang bertujuan menghilangkan produk yang dapat mengurangi pajak. “(*)

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *