TRIBUNNEWS.COM- Untuk memantau dan mencegah penyebaran Covid-19, Bea Cukai bekerja sama dengan perusahaan yang menerima fasilitas dari daerah berikat untuk memproduksi puluhan ribu alat pelindung diri (APD) dalam bentuk pakaian pelindung dan masker. , Pembersih tangan untuk diberikan kepada staf medis dan masyarakat luas.

Pada hari Senin (06/04), Hatta Wardhana, kepala Kantor Pabean Bekasi, dan Saipullah Nasution, kepala Kantor Pabean Daerah Jawa Barat, juga menyerahkan produksi PPE PT Hogy Indonesia kepada pemerintah kota sebagai perusahaan kawasan berikat . Provinsi Jawa Barat, diwakili langsung oleh Walikota Rahmat Effendi dari Bekasi.

“Kami telah menyerahkan sebanyak 5004 unit pakaian pelindung personel medis ke Biro Kesehatan Kota Bekasi. Saat menyerahkan APD, bea cukai seperti” PT Hogy Indonesia dan Hada berkata: “Ini menjadi transfer peralatan pelindung pribadi ke Beihai Jembatan Pemerintah Kota Kashi. “

Selain itu, sebanyak 40.032 perangkat APD disita. Hatta menjelaskan bahwa perusahaan-perusahaan di Zona Perdagangan Bebas terutama bergerak dalam kegiatan impor produk-produk mentah yang diproduksi di negara tersebut dan yang tujuan utamanya adalah untuk ekspor, dan Hatta menjelaskan bahwa perusahaan-perusahaan di Zona Perdagangan Bebas terutama bergerak dalam kegiatan impor. Sesuai dengan kebijakan penanganan Covid-19 yang ditetapkan oleh Keputusan Presiden No. 7 Tahun 2020, Bea Cukai telah melonggarkan layanan kawasan berikat untuk memproduksi masker, peralatan pelindung pribadi, dan pembersih tangan yang memenuhi permintaan domestik.

Rabu pagi (01/04) Bea Cukai Bekasi memfasilitasi pelepasan etanol dari PT Sumber Kita Indah ke BNN hingga 200 liter, dan kemudian menggunakannya sebagai dasar untuk produksi disinfektan tangan BNN . Pengecualian ini dirumuskan sesuai dengan Kebijakan Bea Cukai SE-04 / BC / 2020, yang melibatkan pembebasan etanol sambil mencegah distribusi Covid-19. Hada berkata: “Ini membuktikan sinergi yang kuat. Kami akan melakukan yang terbaik untuk melaksanakan misi sosial kami untuk melawan Covid-19.” Selain bea cukai Bekasi, produksi topeng juga telah disederhanakan. Kantor Pabean Sidoarjo di Kawasan Perdagangan Bebas PT Ecco Indonesia menyediakan gratis Distribusi publik.

Pantjoro Agoeng, Kantor Pabean Sidoarjo yang bertanggung jawab atas Wakil Direktur Sidoarjo Nur Ahmad Syaifuddin, menyaksikan proses pembuatan topeng di PT Ecco Indonesia di Kandi, Sidoarjo Senin lalu (06/04). Untuk kesehatan masyarakat dan manfaat ekonomi. Tetap waspada dan ikuti rekomendasi pemerintah, “kata Panchoro. (*)

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *