TRIBUNNEWS.COM-Dalam rangka memantau kondisi logistik dan kondisi impor dan ekspor Kota Palembang, Gubernur Sumatera Selatan, Herman Deru, mengunjungi Beacukai Palembang di Distrik Pelabuhan Bang Baru, Selasa (14/4).

Gubernur mengunjungi Abdul Harris, kepala Kantor Pabean Palembang dan mengatakan bahwa dalam layanan impor dan ekspor, ekspor selalu dilakukan seperti biasa. Dan tetap mempertahankan layanan dari bea cukai Palembang dan pajak konsumsi. Dia juga mengatakan bahwa Bea Cukai Palembang siap dan telah mengambil langkah-langkah pencegahan untuk mencegah penyebaran COVID-19 di bidang tindakannya.

“Kami memastikan bahwa layanan impor dan ekspor terus beroperasi secara normal, tentu saja, dengan menyesuaikan situasi dan kondisi. Untuk mendukung langkah-langkah yang diambil oleh pemerintah untuk mencegah bea cukai COVID-19, itu juga memberikan kemudahan. Abdul mengatakan bahwa untuk menghindari Lisensi impor, dibebaskan dari bea masuk dan pajak, telah mengadopsi bentuk prosedur yang mudah untuk impor barang non-komersial untuk mengatasi persyaratan COVID-19. Kondisi bongkar. Di pelabuhan.

Menurut Abdul’s Dengan kata lain, COVID-19 masih menjadi malapetaka yang saat ini dihadapi Indonesia dan harus dijawab bersama.

“Para pihak, dua lembaga pemerintah, sektor swasta dan pemerintah bekerja sama untuk mengoordinasikan dan mendisiplinkan masyarakat di Sumatra Selatan. Kebijakan dan harapan serta segala yang dilakukan pemerintah tanpa dukungan kepatuhan seluruh masyarakat. Tanpa pengecualian. Saya berharap pandemi ini akan berlalu dengan cepat, semua orang dalam keadaan sehat, dan ekonomi akan membaik dan pulih, “kata. (*)

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *