“Kali ini, lisensi diberikan kepada PT Geomed Indonesia, sebuah perusahaan peralatan medis yang berlokasi di Kawasan Industri Candi Semarang,” kata Padmoyo Tri Wikanto, kepala Kantor Pabean Sentral di Jawa Tengah.

PT Geomed Indonesia sebelumnya memiliki izin kawasan berikat dan lokasi usahanya berada di Kawasan Industri Terboyo, Semarang. Sejak menggunakan fasilitas bonded area, tingkat produksi perusahaan terus meningkat, karena salah satunya adalah karena arus kas perusahaan dan kapasitas produksi atau kapasitas produksi maksimum. Perusahaan telah memindahkan pabriknya ke pabrik baru. Untuk meningkatkan kapasitas produksinya. Suryo Budi Susetyo, direktur PT Geomed Indonesia, mengatakan ketika memperkenalkan proses bisnis ke bea cukai.

“Dengan kondisi situs lama perusahaan, kapasitas produksi perusahaan telah dimaksimalkan, jadi kami memutuskan untuk pindah ke kawasan industri Candi untuk perbaikan. Kapasitas produksi hanya 290.000 lembar / tahun, dan ada 480.000 lembar per tahun. Tingkatkan investasi dan nilai tenaga kerja, “kata Suryo. Lanjutkan seperti biasa. PT Geomed Indonesia adalah perusahaan yang bergerak di bidang peralatan medis dan medis dan memproduksi instrumen bedah. Perusahaan mengeluarkan dana investasi sebesar Rs 130 crore kali ini untuk melaksanakan kegiatan ini.

Amin Tri Sobri, kepala layanan pajak bea dan konsumsi di Kantor Pajak Bea dan Konsumsi DIY di Jawa Tengah, melaporkan bahwa lisensi yang diberikan kepada PT Geomed Indonesia memperluas daftar lisensi yang dikeluarkan oleh PT. Kantor regional DIY DJBC Jawa Tengah akan dimulai pada awal 2020. Dia mengatakan bahwa perusahaan dapat terus meningkatkan kinerjanya dengan mematuhi peraturan yang berlaku dan tidak akan menyalahgunakan fasilitas yang disediakan oleh pemerintah.

PT Geomed Indonesia telah menjadi delapan perusahaan lain yang telah dilisensi oleh Bea Cukai DIY dan GST di Jawa Tengah. Ini adalah perusahaan kesembilan Perkasa dari PT MAS Silueta Indonesia, PT Parkland World Indonesia, PT Winners International, PT Kembangarum Indah, Sheenary Javanesia Inc., PT Wanho Industries Indonesia, PT Masterkidz Indonesia dan PT Hamana Works Tira Indonesia. (*)

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *