TRIBUNNEWS.COM-Bea Cukai Kudus kembali menyita sebanyak 120.000 batang rokok kretek mesin (SKM) yang dikirim dari Jepara. Menurut Gatot Sugeng Wibowo, Kepala Kantor Bea Cukai Kudus, penuntutan berasal dari informasi masyarakat tentang pengangkutan rokok ilegal dari wilayah Kalinyamatan, Jepara. Jumat (07/08) malam.

“Pada pukul 8.45 malam saat Perang Dunia, mobil ini terlihat melewati desa Jepara Kalinyamatan Bakalan sehingga petugas yang diturunkan di lapangan bisa mengikuti mobil ini,” ujarnya. ——Segera setelah itu, petugas yang menggunakan ketiga mobil itu akhirnya berhasil menghentikan mobilnya. Dalam pemeriksaan, ditemukan mobil tersebut membawa 120.000 batang rokok kretek yang diproduksi secara ilegal. Untuk mempelajari lebih lanjut pelanggaran tersebut, petugas menggunakan pengemudi berinisial SH (58) untuk memeriksa pengemudi.

Pola yang digunakan pedagang ilegal terus berkembang, Bea Cukai Kudus terus memantau tidak hanya pasar biasa tetapi juga pasar elektronik. perdagangan. -Gatot mengatakan agen tersebut melakukan analisis e-niaga dan memantau pemegang akun yang menjual rokok ilegal. “Menurut informasi ini, para penjual yang tinggal di kawasan Jepara akan menggunakan mobil untuk mengangkut rokok ilegal.”

Pada Senin (08/10), dengan informasi yang didapat, agen menyapu dekat Jepara. Sekitar pukul 12.00 WIB, tim berhasil menemukan lokasi mobil tersebut dan memanfaatkan karakteristiknya sebagai informasi untuk bergulir di Jalan Raya Jepara-Kudus. Tim segera mencari dan menggunakan alat transportasi tersebut. Pemeriksaan awal mengungkapkan bahwa mobil tersebut berisi rokok ilegal tanpa stempel pajak konsumsi.

Tim memperbaiki pengemudi dan penumpang mobil dengan singkatan MM (26) dan AF (29) untuk penyelidikan lebih lanjut. Semua barang bukti berupa mobil dan 28.000 rokok ilegal juga diamankan. Nilai dari semua rokok ilegal ini diperkirakan mencapai Rp 28.560,00. Akibat aksi tersebut, Bea Cukai Kudus berhasil menyelamatkan negara dari potensi kerugian sebesar Rp 16.612.960,00. (*)

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *