TRIBUNNEWS.COM-Pabean Jabar Bea Cukai Tasikmalaya dan Satpol PP Bupati Garut bergotong royong menghancurkan barang milik negara (BMN) yang disita pada 2019, antara lain tembakau iris, rokok ilegal, dan cairan rokok elektrik (vape). ), total nilai barang tersebut sebesar Rp258.666.300. -Perusakan dilakukan di pelataran halaman Kabupaten Garut pada Selasa (21/7) dengan tujuan dibakar dan dilarutkan dalam air untuk merusak atau menghilangkan fungsi dan sifat barang aslinya. bisa menggunakan.

Saipullah Nasution, Kepala Bea Cukai Jabar, mengungkapkan, BMN yang dimusnahkan tersebut merupakan hasil dari 80 tindakan penumpasan oleh agennya. Diantaranya adalah 1.342.019 gram tembakau iris ilegal senilai Rp143.507.800, dan potensi kehilangan identitas sebesar Rp27.892.470, terdapat 194.040 batang rokok ilegal senilai Rp69.160.500. Hilangnya status Rp 78.710.850. Selain itu, ada 14,7 liter cairan senlai vap Rp.29.260.000 yang bisa rugi Rp.19.604.200.

Untuk barang yang diproduksi atas permohonan Satpol PP Kabupaten Garut, dalam berbagai bentuk alkohol nilainya 206.705 liter Rp. 15.888.000, potensi kerugian Rp 6.778.845, jumlah rokok ilegal 1.660, nilainya Rp 830.000, potensi kerugian nasional Rp 838.300, dan jumlah tembakau iris maksimal 200 gram.

“Total potensi kerugian akibat pajak konsumsi yang dipungut oleh negara, kata Saifula.

Saipra mengatakan klausul ini melanggar Pasal 54 Undang-Undang Nomor 39 Tahun 2007 yang diamandemen Pasal 11 Tahun 1995 Pajak Konsumsi No.

turut berpartisipasi dalam acara ini.Bupati Garut H Banjar Ade Uu Sukaesih Walikota Rudy Gunawan, Wakil Kapolres Garut dan Komisaris Abdul Kholik, Ketua Otoritas Palestina Inienne Hasanudin, dan Plt Setda Garut Substansi Munazat, Danramil Tarogong perwakilan Dandim 0611 / Kapten Garut Didi SY, SKPD dan Bupati Garut.

“Pengawasan sangat penting untuk mendukung terciptanya lingkungan yang kondusif bagi pertumbuhan ekonomi nasional. Sepra mengatakan: “Untuk menemukan keseimbangan antara pengawasan dan pelayanan, ini merupakan tantangan tersendiri.” Dalam acara ini, Kapoor juga menandatangani deklarasi rokok ilegal Gapen. DJBC Kanwil Jabar dan seluruh tamu. Ia menyimpulkan: “Saya berharap peredaran komoditas ilegal terus menurun, bahkan mencapai peredaran di bawah 3%, dan Jabar akan segera memberantas peredaran rokok ilegal.”

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *