TRIBUNNEWS.COM-Kampanye bea cukai kembali memberantas rokok ilegal guna menekan peredaran rokok ilegal hingga 1% pada tahun 2020. Berbagai tindakan dilakukan oleh petugas bea cukai dan penegak hukum lainnya dalam koordinasi. (11/7) Kemudian, Bea Cukai Kudu berhasil menghentikan pengiriman 3.792.000 batang rokok ilegal, dan pada Senin (13/07), rombongan petugas bea cukai dari Kudus kembali berhasil menghentikan pengiriman 533.000 batang rokok ilegal. Menurut Kepala Badan Administrasi Umum Bea Cukai, nilai total barang tersebut diperkirakan mencapai Rp 542.640.000 tanpa cap cukai hingga 132.000 dan diduga mencapai 400.000 batang cukai palsu, sedangkan potensi kerugian negara sebesar Rp315.646.240,00. Armada Gatot (Gatot Sugeng Wibowo) -Gato (Gatot) bekerja sama dengan Bea dan Cukai Tegal memanggil tim petugasnya untuk mengejar di Jl. Raya Lingkar Demak terus melaju hingga masuk target tol. Tim polisi tersebut kemudian berhasil melakukan pembatasan di rest area KM tol Pemalang-Pejagan 294. Setelah itu, kargo mobil pertama kali diperiksa dan disertai dengan keamanan rest area, ”jelas Gatot. Kantor Pabean Kudus perlu pertimbangan lebih lanjut.

Gatot menambahkan, Bea Cukai Kudus terus berkomitmen untuk memantau peredaran rokok. Ini sebagai bentuk perolehan pajak nasional dari pajak konsumsi. Geto juga mengimbau masyarakat untuk tidak ikut serta dalam peredaran rokok ilegal demi mematuhi regulasi nasional. (14/7).

Direktorat Bea Cukai Telukbayur Hillman Sartre Menurut informasi publik, Hilman Satria membeberkan jadwal penuntutan. Rokok tersebut diduga diangkut secara ilegal dengan station wagon. Tentara di Bukit Tinggi segera bergerak ke area pelaporan. Hillman mengatakan: “Petugas menyita 38 kotak. Rokok ilegal dengan cap pajak konsumsi. “Total potensi kerugian negara itu diperkirakan mencapai 120.908.475 rupee. Selain itu, untuk keperluan pengurusan kasus tersebut, barang bukti dibawa ke kantor bea cukai Telukbayur untuk penyelidikan lebih lanjut. (*)

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *