Laporan reporter Tribunnews.com Eko Sutriyanto-TANGERANG TRIBUNNEWS.COM-Sejak diluncurkan pada Maret 2019 lalu, kios dan produk komersial lainnya dari merchant hype station sudah terjual 85%. Area Berdasarkan konsep hype resort dengan luas konstruksi 3.500 meter persegi dan terdiri dari 266 unit, selain ratusan toko, area komersial ini juga memiliki 8 toko dan 14 area kerja. – Desain booth yang disediakan unik, belajar dari beberapa konsep bisnis dan pariwisata di Melbourne, Australia.

Chief Marketing Officer (CMO) Stasiun Marshan Haipu, Setia Iskandar Rusli (Setia Iskandar Rusli) mengatakan bahwa di pasar dengan kreativitas dan kepedulian sebagai tujuan, kami membangun Merchant Hype Station menjadi produk yang sangat populer.

Harap baca juga: Proyek residensial TOD baru di kawasan Tianshang dibanjiri oleh peminat

“Ini membuktikan bahwa produk real estat elektronik akan terserap dengan baik, tergantung lokasinya, konsep yang berbeda, dan tujuan yang benar Market. Sebagai hype station pertama, kami menyediakan banyak area unik dan menarik bagi wisatawan, “kata Setia kepada wartawan akhir pekan lalu. -Setia menjelaskan, menurut Setia, Merchant Hype Station adalah alun-alun hype dengan mural dan coretan di dinding. Mural juga bisa dibeli di semua tenant atau booth tenant.

Tidak kurang dari puluhan pedagang di Hype Station, dan kemudian ada ratusan mural, yang dapat digunakan sebagai tempat untuk selfie atau pertunjukan langsung lainnya dan arena seluncur es sebagai komunitas skateboard.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *