TRIBUNNEWS.COM-Guna memberantas peredaran rokok ilegal di masyarakat, Kantor Bea Cukai Pangkalan Baozi menyambangi Pemerintah Kabupaten Lamandau yang merupakan salah satu dari tiga wilayah di bawah pengawasan Bea Cukai Pangkaran Baozi.

Pandhu Pratomo, Kepala Kantor Bea Cukai Pankalan Bonto, menerima sambutan langsung dari Hendra Lesmana, Bupati Laman Road, Selasa (11/8). Kepala Koperasi dan Bupati Jalan Raman mendampingi UKM Pengyang. –Panhu mengungkapkan tiga topik untuk didiskusikan pada pertemuan tersebut. Mulailah dengan potensi ekspor sumber daya alam yang ditemukan di kawasan Jalan Raman.

Menurut Pandehu, hasil alam seperti pertambangan dan kehutanan tentunya selalu menjadi sumber utama Kabupaten, namun kendala logistik belum menyebabkan ekspor langsung dari Kabupaten tersebut. Pande mengatakan: “Meski demikian, pihak bea cukai siap bekerjasama untuk memberikan bantuan fasilitas impor dan ekspor yang tersedia bagi pelaku umum dan niaga di Kabupaten La Mando.” – Selain itu, Pandhu mengemban tanggung jawab kepada pemerintah pusat. Tugas dalam pengumpulan data kinerja. Pemerintah daerah terkait dengan Bagi Hasil Cukai Tembakau (DBH-CT).

Selain itu, pihak bea cukai terus memberitakan “Operasi Rokok Gempur” ilegal untuk menghentikan peredaran rokok ilegal di wilayah pengawasan pabean Pangkalan Bun. . -Pandehu menambahkan, operasi difokuskan pada adat dan pemerintah daerah Lamandau melalui Disperindagkop dan UMKM dengan menggunakan DBHCT untuk pengawasan dan sosialisasi. Hendra menyimpulkan ke depan, peredaran rokok ilegal akan terus ditekan.

“Saya berharap akan ada produk ekspor baru yang dapat meningkatkan devisa negara dan mengembangkan perekonomian masyarakat sekitar”. (*)

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *