TRIBUNNEWS.COM-Pada Sabtu pagi (11/7), rombongan petugas bea cukai Kudus melanjutkan upaya pemberantasan peredaran rokok ilegal dan mengamankan dua truk berisi rokok ilegal di ruas Tol Semarang-Batang. Total nilai rokok ilegal yang aman diperkirakan mencapai Rp 3.867.840.000.

Gatot Sugeng Wibowo, Kepala Dinas Bea Cukai Kudus, mengungkapkan jadwal penuntutan berdasarkan informasi publik, menurut kabar, dua truk sedang mengangkut rokok ilegal ke Sumatera. Setelah polisi mendapat informasi dari masyarakat, mereka menggeledah alternatif Semarang-Kudos.

Selain itu, menurut pengantarnya, saat ditemukan dua truk di sisa tol Semarang-Badang 360, perburuan pun berakhir. . Ia mengatakan: “Tim segera melakukan penahanan dan pemeriksaan pendahuluan di hadapan petugas jalan tol setempat.” – Dari hasil pemeriksaan diketahui bahwa rokok ilegal dapat diedarkan kapan saja tanpa perlu tambahan meterai pajak konsumsi. Itu tidak melekat pada stempel pajak konsumsi dan rokok, tetapi pada 3,792,000 stempel pajak konsumsi yang diduga dipalsukan. Nilai komoditas tersebut diperkirakan mencapai 3,87 miliar rupiah dan potensi kerugian negara sebesar 2,22 miliar rupiah. , Tim mengambil semua barang bukti, truk beserta dua orang pengemudi dan pramugari berinisial NS (51 tahun), B (60 tahun), W (47 tahun), dan Amerika Serikat (34). Kato berkata: “Mereka kemudian dibawa ke Pabean Kudus untuk pemeriksaan lebih lanjut.” – Gatot menambahkan bahwa Gudus Customs akan terus melakukan upaya nyata dan bekerja sama dengan aparat penegak hukum lainnya dan masyarakat untuk memberantas hukum ilegal. rokok. (*)

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *