TRIBUNNEWS.COM-Dengan terus memantau peredaran barang berbahaya, sinergi Bea Cukai Kendari dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) Sulawesi Tenggara berhasil mencegah peredaran narkotika jenis tembakau gorila. -Kepala Biro Denny Benhard (Denny Benhard) Parulian mengungkapkan, informasi pertama didapat dari hasil analisis petugas bea cukai Sulsel. Selain itu, informasinya akan diteruskan ke tim petugas Bea Cukai Kendari dan GST, kemudian berkoordinasi dengan pengelola gudang JNE untuk memantau barang yang dikirim ke Kabupaten Kolaka. Petugas Bea Cukai Kendari mengunjungi JNE untuk melengkapi proses identifikasi kargo. “Dan,” lanjut Danny, “tim petugas berkoordinasi dengan Sayyid. Polisi Narkotika Sulawesi Tenggara akan mengirimkan barang tersebut ke tujuan Korak pada Senin (10/8) keesokan harinya. Ditambahkan Denny.

Sertifikat dan penerima barang langsung diserahkan dan diberikan oleh Dit. Staf Polda Sultra perlu pengembangan lebih lanjut.

Denny pas, bea cukai dan lain-lain Aparat penegak hukum akan terus bekerja sama dan berkomitmen untuk terus melakukan pemantauan dan penegakan hukum untuk menghilangkan peredaran narkoba di Indonesia. Danny menyimpulkan bahwa pihaknya berharap hal ini terus dapat mencegah masuknya barang ilegal dan merugikan generasi bangsa di Sulawesi Tenggara. ( *)

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *