TRIBUNNEWS.COM-Direktur Bea Cukai Pantoloan Alimuddin Lisaw melepas ekspor langsung di Terminal Peti Kemas Pantoroan (TPK) di Sulawesi Tengah, Sabtu (12/09) lalu. Dalam prosesnya, Alimuddin Lisaw menyatakan Bea Cukai Pantoloan siap memberikan layanan untuk kegiatan ekspor 24 jam. Selain itu, kami juga berharap kerja sama yang baik antara semua instansi terkait dan perusahaan ekspor dapat semakin menggiatkan ekspor Sulawesi. “Sebagai eksportir, nota ekspor CV Bumi Mandiri Indo Coconut dan CV. Suara Alam, peti kemas ekspor produk kelapa dan kayu olahan dari Vietnam, Korea, China, Jepang, dan Malaysia secara simbolis dibebaskan oleh Gubernur Longki Djanggola. , Longki, Provinsi Sulawesi Tengah. Longki mengatakan selain hasil migas, pengolahan hasil nonmigas seperti kelapa dan kayu juga sangat bermanfaat untuk mendorong perekonomian Sulawesi Tengah.Para pedagang mengirim dari Palu Getah pinus (damar dan terpentin) dari negara Asia, damar dari bandeng dan bawang goreng, jagung, arang.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *