TRIBUNNEWS.COM-Guna memenuhi fungsi perlindungan masyarakat dari masuknya barang ilegal, dan sebagai bentuk pengawasan yang transparan terhadap hasil tangkapan, pihak bea cukai bekerja sama dengan instansi terkait untuk memusnahkan ribuan barang ilegal dengan total nilai 51 komoditas. Miliar Rp. –Provinsi Sumatera Utara dan Kantor Bea dan Bea Cukai Belarus bekerja sama pada Rabu (15/7) untuk melakukan pemusnahan barang akibat gugatan pada tahun 2019. Barang-barang yang disetujui untuk dimusnahkan oleh KPKNL antara lain 2.866.480 batang rokok, 141 botol minuman beralkohol dan barang ilegal lainnya, termasuk kosmetik, suplemen, obat-obatan, baju bekas dan kelapa. “Nilainya diperkirakan Rp 3.240.981.860, dan potensi kerugian negara Rp2.287.514.300,” kata Ovi. Parparannya.

Ovi mengatakan bahwa pemusnahan itu dilakukan dengan cara dibakar dalam oven dan dipecahkan dengan seember alkohol. Bersamaan dengan perusakan, perhatikan prosedur sanitasi untuk mencegah penyebaran Covid-19. -Pada saat yang sama, Bea Cukai Denpasar juga melakukan pemusnahan berbagai komoditas hasil tangkapan dari Agustus 2019 hingga Desember 2019. – Sebanyak 147 botol wine, 165.416 batang rokok, 2.630 botol vape cair, 2.939 alat kesehatan, 3.282 kosmetik dan 19.517 produk ilegal lainnya dimusnahkan.Perkiraan nilai total barang adalah 1.977.374.397 Rp, sedangkan total nilai kerugian nasional 1.741.701.517 Rp . Barang berstatus Barang Milik Negara (BMN) merupakan hasil operasi aktif di pasar komoditas yang beredar di masyarakat, dan instansi tersebut juga menindak barang dari luar negeri yang tergolong barang terlarang dan dikendalikan (lartas) yang tidak memenuhi persyaratan. Kusuma mengatakan: “Masalah teknis …” Pembusukan BMN dilakukan dengan cara membakar, memotong, menghancurkan, menuang dan menghancurkan dengan menggunakan ekskavator dan mesin. Baterai Suwung TPA dirancang untuk menghancurkan dan menghilangkan sifat muatan. Mengindikasikan adanya pelanggaran hukum. (*)

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *