TRIBUNNEWS.COM-Bea Cukai tengah menangani pelepasan AP, seorang pejabat yang baru-baru ini diciduk polisi karena terlibat kasus narkoba.

Menurut laporan, AP adalah satu dari 11 orang yang ditangkap polisi di sebuah pulau terpencil di Kepulauan Seribu karena penyalahgunaan narkoba (21/6).

Direktur Kepabeanan dan Antar Lembaga DJBC Internasional Syarif Hidayat membenarkan bahwa saat ini pihak bea cukai sedang berupaya untuk mengeluarkannya guna mendukung likuiditas penyidikan partai. berurusan dengan. Polisi. Priok .

Syarif menambahkan, Bea Cukai merupakan lembaga Kementerian Perindustrian dan sama sekali tidak menoleransi penyalahgunaan narkoba. Bea Cukai juga akan mengambil tindakan kooperatif untuk mendukung penyelidikan polisi.

Syarif menyimpulkan: “Kementerian Keuangan dan Bea Cukai dengan tegas menegakkan toleransi nol terhadap penyalahgunaan narkoba. Selama periode peninjauan, kami juga akan mengambil tindakan kooperatif.” (*)

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *