Padang TRIBUNNEWS.COM-Sebagai bagian dari pengawasan barang ilegal, khususnya untuk mencegah masuknya narkotika ke Indonesia, petugas bea dan cukai tidak hanya mencegah peredarannya, tetapi tim anjing pelacak narkoba juga berperan (K-9) .- — Hendra Prasmono, Kepala Kanwil Bea dan Cukai Bali Nusra mengungkapkan, pasukan K-9 digunakan untuk operasi pengawasan guna mencegah masuknya narkoba ke wilayah Indonesia dan barang bawaan penumpang. , Tim K-9 kami berhasil menggagalkan 7 kasus penyelundupan berbagai narkotika, 5 di antaranya disembunyikan dengan pengepakan dan dihindari dengan angkutan, dan 2 lainnya masuk melalui Bandara Internasional Lombok Bandara ditemukan di antara penumpang bagasi, “ujarnya.

Baca: Pabean Banyuwangi gagal meloloskan ribuan rokok ilegal di seluruh Bali

” Dalam tujuh kasus ini, didapat sebanyak 72,33 gram. Untuk barang bukti narkotika golongan I, Hendra 12 menjelaskan: “Amfetamin, amfetamin, psikotropika golongan II ada 90 pasal, dan diazepa (psikotropika tipe IV) ada 80 pasal.” Lebih lanjut dijelaskannya, yang digunakan penyelundup yang menggunakan Berbagai cara untuk menipu petugas bea cukai. Bungkus dengan hati-hati, aplikasikan pelapis atau taruh di barang lain, agar tidak menimbulkan kecurigaan agen, tetapi karena indra penciumannya yang tajam, melalui pelatihan rutin, anjing K-9 dapat menemukan narkotika tersembunyi. Yang pertama adalah anjing aktif mengendus, dalam hal ini anjing akan merespon secara positif, seperti menggaruk atau menggigit benda yang diduga mengandung narkotika. .

Baca: Bea Cukai Yogya Gandeng BPOM Gampang Pengisian Formulir Masuk Obat dan Makanan- “Saat ini, Kami punya 7 Anjing Pelacak Narkotika (K-9), termasuk 3 Anjing Pelacak Aktif Dan 4 “Hendra menambahkan,” Dog tracker adalah pasif tracker yang dipegang oleh 6 petugas bea cukai dengan sertifikat pawang anjing. Orang / penumpang dan kargo dari luar negeri ke wilayah Indonesia. N Memungkinkan untuk digunakan di berbagai Untuk melakukan mobilisasi dalam berbagai keadaan dan kondisi, Hendra menyimpulkan salah satu alat investigasi paling efektif dalam memerangi peredaran narkoba.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *